Menengok 3 Tranformer di PT Terminal Petikemas Surabaya Tujuan Malaysia

© mili.id

Bongkar muat 3 tranformer di PT Terminal Petikemas Surabaya (Foto: Pelindo TPS for mili.id)

Surabaya - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melakukan muat 3 unit transformer atau trafo listrik dengan berat masing-masing 43 ton produk dari perusahaan transformer Indonesia yang berlokasi di Jawa Timur jelang tutup Tahun 2023.

Transformer yang berhasil dimuat, masuk dalam kategori muatan uncontanerized (UC) atau kemasan tanpa kontener. Sama halnya dengan kategori muatan Out Of Gauge (OOG) atau Over Dimension (OD), yaitu muatan berukuran besar dan tidak dapat dimuat dalam standard kontainer.

Kategori muatan tersebut membutuhkan penanganan dan ketelitian serta koordinasi yang sangat intens, mulai dari proses perencanaan, pengangkutan hingga pemuatan ke kapal.

Peralatan khusus antara lain berupa 4 unit shackle atau segel dan 4 unit wire rope sling dipersiapkan. Demikian juga chassis yang digunakan juga jenis khusus yaitu low bed chassis.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi menyampaikan bahwa penanganan cargo khusus seperti ini bukanlah hal yang baru bagi TPS.

"Beberapa cargo khusus baik import maupun export pernah ditangani TPS. Dengan pengalaman panjang serta kompetensi yang dimiliki oleh SDM TPS, maka proses pemuatan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman," ungkap Erika tertulis, Kamis (28/12/2023).

Pemuatan berhasil dilakukan di under deck dua kapal, yaitu MV Adams untuk 2 unit transformer dan 1 unit lainnya dimuat di MV. GSL Vinia, dengan port of destination Tanjung Pelepas, Malaysia. Dan diperkirakan hingga awal Tahun 2024 masih akan ada 3 muatan kargo serupa yang dimuat melalui TPS.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TPS untuk penanganan proses pengiriman ini, TPS turut senang dan bangga karena pengiriman ini juga menjadi bukti bahwa produk anak bangsa sukses meraih pasar internasional," terang Erika.

Sebagai penutup, Erika menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara TPS, cargo owner PT Bambang Djaja, forwarder PT Perdana Transline Logistik dan Carrier Maersk Line.

Sepanjang Tahun 2023 sampai dengan November, TPS mencatat kenaikan 19% penanganan UC/OOG/OD yang melalui TPS, jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan pencapaian ini, TPS semakin kokoh sebagai mitra logistik yang handal dan dapat diandalkan dalam menangani ekspor/impor kargo-kargo spesial.

Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik demi kepuasan para pemilik kargo dan seluruh pelanggannya.

Jelang tutup Tahun 2023, TPS juga optimis akan mencatat trend positif arus petikemas ekpor dan impor, di mana untuk realisasi sampai dengan 27 Desember 2023 sudah tercatat sebanyak 1.345.831 TEUs atau meningkat 4% dibanding realisasi tahun sebelumnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait