Tiga Pelaku Penusukan Pria di Surabaya Masih Berkeliaran

© mili.id

Rekaman CCTV para pelaku berangkat menuju rumah korban penusukan. (ist for mili.id)

Surabaya - Kasus penusukan yang dialami Edi Santoso (46), asal Jalan Lebak Timur, Tambaksari, yang dilakukan oleh rekannya sendiri, hingga 11 hari ini pasca dilaporkan pada Rabu (20/12/2023) lalu, pelaku belum tertangkap.

Hal itu diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Aman Hasta. Beberapa hari lalu, dirinya bersama beberapa anggota sudah melakukan penggerebekan di rumah pelaku, namun orang yang diburu itu tak ditemukan.

"Belum (tertangkap) mas. Dua hari yang lalu, tak grebek rumahnya nihil," katanya, Sabtu (30/12/2023).

Dalam melakukan penyelidikan kasus tersebut, hingga kini pihaknya baru memintai keterangan sebanyak dua orang. "Baru korban sama saksi satu," pungkasnya.

Sebelumnya, Pria asal Jalan Lebak Timur, Tambaksari, Surabaya, Edi Santoso (46), ditusuk rekannya, Aji dan Arif di depan anaknya.

Salah satu keluarga korban yang meminta identitasnya tak disebut bercerita, pelaku berjumlah tiga orang, dua berperan sebagai eksekutor dan seorang standby di atas motor.

"Mereka tanya ke saya, Edi apa enggak. Saya jawab, Edi ada di rumah. Saya awalnya sudah curiga karena satu orang gak matiin motor. Dua orang terus masuk," katanya kepada mili.id, Minggu (24/12/2023) malam.

Sekitar 5 menit, saksi yang saat itu sedang mencuci piring dikagetkan dengan suara gaduh dan disusul keponakannya berteriak.

"Saya langsung hampiri karena ponakan saya teriak. Aji dan Arif langsung naik motor Vario bonceng tiga dan kabur," tambahnya.

Berdasar keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga setempat oleh sumber tersebut, ketiga pelaku sempat menenggak minuman keras (miras) sebelum menusuk korban.

"Setelah kejadian, anak-anak kampung saya tanya. Katanya, mereka (ketiga pelaku) sempat pesta miras di belakang sejak siang. Sorenya ya langsung nusuk saudara saya," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait