Doa Bersama di Situbondo Demi Keselamatan Bangsa dan Negara

© mili.id

Bupati Situbondo Karna Suswandi. (Fatur Bari/Mili.id)

Situbondo - Menyambut malam pergantian tahun, Pemkab Situbondo akan menggelar pengajian akbar dan doa bersama dengan tema 'Keselamatan Bangsa dan Negara' pada Minggu, 31 Desember 2023 malam.

Kegiatan pengajian dan doa bersama yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Situbondo, pada sekitar pukul 19.00 WIB menjadi agenda tahunan sejak kepemimpinan Bupati Karna Suswandi dan Wakil Bupati Nyai Khoirani.

Bupati Situbondo Karna Suswandi mengajak seluruh masyarakat turut hadir untuk dzikir dan doa bersama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Kegiatan pengajian dan doa bersama ini murni untuk mendoakan masyarakat Situbondo khususnya dan Indonesia pada umumnya agar diberikan keselamatan, kesehatan dan kekuatan serta diberikan kebarokahan oleh Allah SWT," kata Karna Suswandi, Sabtu (30/12/2023) malam.

Menurutnya, dalam kegiatan pengajian dan doa bersama menyambut tahun 2024 itu akan dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo KHR Achmad Azaim Ibrahimy (mubaligh), Majelis Sholawat Shokarajjeh, pengasuh pesantren lainnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

"Kegiatan pengajian dan doa bersama bagian dari untuk bermuhasabah dan bermunajat kepada Allah SWT dengan bersholawat, dzikir dan doa mengharap apa yang telah dilakukan selama satu tahun ini mendapat berkah dan barokah serta mendapat keselamatan dan kesuksesan dalam satu tahun kedepan," bebernya.

Pelaksanaan pengajian dan doa bersama ini juga merupakan salah satu implementasi perwujudan dari brand Kabupaten Situbondo sebagai "Situbondo Kota Santri" serta untuk menghadirkan kegiatan positif keagamaan yang dapat menekan atau menghilangkan kebiasaan-kebiasaan negatif yang biasanya dilakukan oleh kalangan remaja pada khususnya.

"Salah satu capaian yang ingin diraih dalam pengajian dan doa bersama ini adalah pemecahan rekor muri dengan pencapaian rekor pembacaan zikir basmalah dengan peserta terbanyak yang ditargetkan lebih kurang 35.365 orang," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait