Pelaku Pembunuhan Pemilik dan Asisten Shelter Hewan di Blitar Terungkap, Ini Tampangnya

© mili.id

Tersangka Azza di Mapolres Blitar Kota (Humas Polres Blitar Kota for mili.id)

Blitar - Satreskrim Polre Blitar Kota telah menetapkan Azza Farhadinata (21), sebagai tersangka pembunuhan pemilik Ragil Sukarno Utomo (51), pemilik shelter hewan dan asistennya Luciani Santoso (53) di Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan, tersangka dijemput sejumlah anggota polisi di rumahnya pada Selasa (02/01/2023), sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun Badal Cikal, Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri.

Danang menjelaskan, berawal salah satu tetangga korban bernama Sulistyo mencium bau tak sedap. Setelah itu, dia menelusuri sumber bau berasal dan bermuara di rumah penitipan hewan tersebut.

"Sulistyo melihat di rumah tetangga tersebut, telah ada satu orang dalam kondisi tengkurap dan membusuk. Dia melaporkan hal tersebut ke Siswanto dan diteruskan melapor ke petugas kepolisian," katanya, Rabu (03/01/2023).

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari petunjuk-petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut. Dari sana, polisi melihat ada dua mayat.

Mayat pertama ditemukan di teras dalam keadaan tengkurap, sedangkan mayat kedua ditemukan di ruang dapur dalam keadaan tengkurap. Keduanya sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.

"Hasil penyelidikan petugas dapat di ketahui bahwa sebelum kejadian, pembantu dari rumah tersebut meloncat dari pagar rumah dan meminta bantuan kepada tetangga untuk diantarkan ke terminal mau pulang ke Lamongan," ungkapnya.

Saat itu, tetangga yang dimintai tolong dibuat curiga dengan adanya bercak darah di pakaian yang dikenakan tersangka saat itu. Pengakuan tersangka, dia baru saja digigit anjing dari shelter hewan tersebut.

"Petugas kepolisian akhirnya dapat menemukan keberadaan pelaku, dan selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Blitar Kota guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 5 buah ponsel, 4 buah ATM, 3 buah korek api Zippo, golok, dompet, earphone, power bank dan satu stel pakaian tersangka saat digunakan menghabisi kedua nyawa korban.

Atas perbuatannya, tersangka tunggal ini dijerat Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan berencana, dengan ancaman minimal 20 tahun penjara dan maksimal penjara seumur hidup.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait