Desa Pesanggrahan Kota Batu, Surganya Pecinta Downhill Berlatih dan Berkompetisi

© mili.id

Salah satu pecinta sepeda gunung saat mencoba trek downhill di Desa Pesanggrahan, Kota Batu (Foto: Alvin for mili.id)

Kota Batu - Desa berdaya merupakan salah satu visi Pemkot Batu. Sedangkan pengembangan wisata dan pembangunan lainnya menjadi salah satu hal utama untuk membentuk desa mandiri.

Salah satu desa berdaya di Kota Batu adalah Pesanggrahan. Desa di Kecamatan Batu ini terus berbenah untuk menjadi desa berdaya. Hal itu tampak dengan adanya Panderman Gravity Park di Dusun Toyomerto yang menjadi surganya para pecinta sepeda gunung.

Panderman Gravity Park merupakan track olah raga sepeda gunung atau downhill yang diharapkan bisa mendukung pengembangan sport tourism di Kota Batu.

Asisten III Pemkot Batu, Abdillah Alkaf mengatakan, Desa Pesanggrahan merupakan kawasan ibu kota, karena pusat pemerintahan berada di sini. Untuk itu, Pemkot Batu sangat mengapresiasi pihak desa bersama bumdes yang bisa bersinergi untuk memanfaatkan potensi yang ada.

"Semoga dengan adanya pengembangan sport tourism bisa menambah pendapatan desa dan berdampak positif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," jelas Abdillah, Rabu (3/1/2024).

Sementara Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi menjelaskan, di Panderman Gravity Park ada beberapa wahana yang bisa dinikmati para wisatawan, antara lain camping ground yang menyajikan pemandangan indah dari lereng Gunung Panderman dan trek downhill.

"Ada perkemahan dan terutama yaitu trek downhill. Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati Desa Pesanggrahan terutama pecinta sepeda gunung di Indonesia. Nantinya, Panderman Gravity Park akan dikelola oleh Bumdes Mayangsari," papar Imam.

Untuk panjang trek yang dilintasi para pesepeda yaitu 3,6 kilometer dengan jarak tempuh kurang lebih 7 hingga 10 menit, menyusuri hutan pinus yang indah dan menyejukkan.

"Target kami, selain untuk penghobi sepeda gunung, tahun depan kami ingin menyelenggarakan kejuaraan downhill tingkat nasional bahkan internasional di sini. Beberapa waktu lalu kita sudah pernah menggelar kejuaraan, total dua kejuaraan nasional yang pernah terselenggara di sini," beber Imam.

Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dani Sutopo berharap agar desa di Jatim bisa mandiri secara nyata, dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan pendapatan. Seperti Desa Pesanggrahan yang terbukti bisa menggali potensi luar biasa dari sisi sport tourism.

"Nah, ini merupakan embrio yang bisa didorong menjadi lebih baik agar menjadi ikon trek terbaik sepeda gunung di Indonesia. Pesan saya harus sungguh-sungguh jangan hanya sekedar saja. Tujuannya agar yang datang bisa terkesan dan ingin kembali lagi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait