Bawaslu Situbondo Rekrut 2.015 Pengawas TPS Pemilu 2024, Ini Persyaratannya

© mili.id

Ahmad Faridl Ma'ruf ketua Bawaslu Situbondo.(Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo, akan merekrut 2.015 petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bahkan, mantan napi di bawah hukumam 5 tahun diperbolehkan mendaftar.

Ketua Bawaslu Situbondo, Ahmad Faridl Ma'ruf mengatakan, jika pembukaan pendaftaran penerimaan petugas pengawas TPS Pemilu 2024 dibuka sejak tanggal 2 sampai 6 Januari 2024.

Hingga hari kedua ratusan orang sudah mulai mendaftar di kantor panwacam masing-masing.

"Bawaslu akan merekrut petugas pengawas TPS Pemilu 2024 sebanyak 2.014 orang, jumlah pengawas yang akan direkrut sesuai dengan jumlah TPS di Situbondo. Jadi masing-masing TPS 1 pengawas," ujar Ahmad Faridl Ma'ruf, Kamis (4/1/2024).

Menurutnya, ada beberapa persyaratan untuk menjadi petugas pengawas TPS, yakni WNI dengan usia 21 tahun, pendidikan paling rendah SMA atau sederajat, tidak pernah dipidana selama 5 tahun.

"Calon petugas pengawas TPS tidak pernah dihukum dalam waktu 5 tahun ke atas. Sedangkan mantan napi dengan pidana di bawah 5 tahun diperbolehkan mendaftar," bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Faridl ini menambahkan, calon petugas harus berdomisili di kecamatan setempat, bersedia bekerja penuh waktu, bukan pengurus partai, mengundurkan diri dari jabatan politik jabatan pemerintah, BUMN dan BUMD.

"Selain itu, calon petugas tidak dalam ikatan perkawinan sesama penyelenggara pemilu," katanya.

Untuk tahapan pendaftaran dan pengumpulam berkas harus terkumpul pada tanggal 8 Januari. Setelah itu Bawaslu Situbondo akan mengumumkan kelulusan administrasi pada 10 Januari 2024.

"Sedangkan 10-21 Januari 2024, juga masa tanggapan dan masukan masyarakat, dalam masa waktu yang sama petugas juga boleh menyeleksi tes wawancara calon secara langsung dan terakhir tes wawancara pada 17 Januari 2024," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait