Gaji Belum Dibayar, Ratusan Buruh Pabrik Triplek di Situbondo Ancam Demo Lagi

© mili.id

Aksi demo pertama buruh pabrik triplek di Situbondo. (Tangkapan layar)

Situbondo - Ratusan karyawan kontrak dan  karyawan tetap pabrik treplek PT  Bina Satria Abadi Sentosa di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo, mereka mengancam akan melakukan aksi demo jika manajemen pabrik triplek tidak segera membayar gajinya.

Pasalnya, manajemen PT Bina Satria Abadi Sentoso, terkesan belum ada tanda-tanda akan membayar gaji ratusan karyawan sehingga para karyawan merencanakan melakukan aksi demo.

"Sebelumnya para karyawan takut untuk komentar masalah gaji karena takut diberhentikan dan semacamnya. Saat ini sudah banyak yang berani, soalnya sudah terlalu lama gaji tidak dibayar," kata ET, seorang karyawan, Kamis (4/1/2024).

Menurut dia, untuk mempercepat pencairan gaji, pekerja sudah sepakat untuk melakukan demo kedua. Namun untuk jam masih dirahasiakan agar atasannya tidak tahu.

"Pekan lalu kami juga demo dadakan berdasarkan kekompakan teman-teman. Besok direncanakan akan demo lagi," bebernya.

"Kami berharap aksi demo para karyawan viral, sehingga para pejabat pemerintah bisa mengetahui ratusan karyawan PT Bina Satria tidak dibayar gajinya," harapnya.

Sementara itu, Fahmi, bagian personalia PT Bina Satria Abadi Sentoso enggan memberikan keterangan. Alasannya yang bertanggung  jawab penuh terhadap kebijakan dari pusat perusahan triplek di Kabupaten Gresik. 

"Saya ini kurang paham juga masalah yang terjadi, saya mau memberikan penjelasan takut tidak sama dengan yang disampaikan atasan," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait