7 Wisatawan Surabaya yang Diburu Akhirnya Lunasi Tagihan

© mili.id

Camping di Pantai Ngliyep. (Jasa Yasa for Mili.id)

Malang - Usai viral, rombongan wisatawan yang nekat kabur tidak melunasi hutang usai camping di Pantai Ngliyep serta membawa power bank lampu penghias tenda melunasi hutang dan kembalikan power bank.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Unit Pantai Ngliyep, Wijang Erlangga saat dikonfirmasi. Mereka sudah membayar hutang senilai Rp575 ribu dan kembalikan power bank yang sempat mereka bawa.

"Sudah dilunasi, jadi uangnya ditransfer lalu powerbanknya dikirim. Hal itu dilakukan setelah petugas kami melakukan pelacakan melalui Facebook mereka," katanya, Sabtu (6/1/2023).

Dari penelusuran itu, ada dua cowok dan dua cewek yang camping serta memakai seragam perusahaan. Komunikasi berlangsung cepat pasalnya salah satu kerabat petugas Pantai Ngliyep ada yang bekerja di perusahaan pengunjung tersebut. 

"Dari situ kami meminta bantuan kepada kerabat petugas kami untuk mediasi. Melalui percakapan itu kami menanyakan sisa uang camping dan powerbank. Namun, salah satu orang rombongan itu tidak mengetahui. Ternyata power bank dibawa oleh teman ceweknya ketua rombongan," tuturnya. 

Baca Juga: 7 Wisatawan Surabaya Diburu Usai Kamping di Pantai Ngliyep Malang, Ini Perkaranya

Dengan adanya itikad baik tersebut Jasa Yasa pun langsung menggelar rapat dan mengambil keputusan menghapus postingan di instagram akun milik Jasa Yasa.

"Sudah transfer dan power bank dalam kondisi baik, maka kami dan pimpinan menganggap masalahnya sudah selesai. Pihak rombongan asal Surabaya itu juga meminta maaf kepada kami," tutupnya.

Sebelumnya, Jasa Yasa Malang memburu tujuh orang wisatawan asal Surabaya karena diduga tidak melunasi pembayaran paket kamping dan mencuri power bank penghias tenda. Kejadian tersebut terjadi saat tujuh orang itu menyewa paket camping untuk merayakan malam tahun baru 2024 kemarin.

Editor : Achmad S



Berita Terkait