Temukan Banyak Luka Pada Mayat Pria di Pujon Malang, Polisi Buru Pelaku

© mili.id

Kapolsek Pujon, AKP Sigit Purwanto (Foto: Muhammad Anam/mili.id)

Malang - Polisi menemukan sejumlah luka pada mayat pria yang ditemukan di Sungai Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pujon, AKP Sigit Purwanto mengatakan, dari hasil identifikasi sementara, korban tewas diduga akibat dikeroyok sekelompok orang.

"Korban ditemukan di aliran sungai kecil, dengan beberapa luka di bagian tubuhnya. Paling parah bagian kepala, ada luka bekas benda tajam, lalu tangan mengalami memar-memar," ujar Sigit, Minggu (7/12/2024).

Sigit menjelaskan, selain korban D yang ditemukan tewas, ada korban kedua berinisal G (18), yang selamat karena berhasil kabur.

"Korbannya ini ada dua orang. Satu meninggal dunia dan satunya mengalami luka-luka memar di wajah," terang dia.

Sigit menambahkan, dari keterangan G, awalnya mereka hendak melihat pertunjukkan bantengan di Desa Bendosari, dengan berboncengan motor. Lalu, di tengah jalan bertemu para pelaku.

"Jadi ketika melintas, korban disapa oleh sekelompok orang dengan ucapan 'Hei'. Nah, ucapan itu merupakan sapaan untuk orang yang saling mengenal, sehingga keduanya berhenti dan menghampiri," ungkapnya.

Namun, ketika menghampiri kelompok orang tersebut, ternyata kedua korban tidak mengenalnya. Di waktu bersamaan, tiba-tiba para pelaku langsung menyerang kedua korban.

Baca juga: Penemuan Mayat di Sungai Pujon Malang, Diduga Korban Pembunuhan

"Dalam penganiayaan itu, satu korban berinisal G berhasil kabur dengan cara mengendarai motornya, ia pun selamat. Dan satu korban tidak bisa kabur akhirnya ditemukan meninggal dunia pagi tadi," beber Sigit.

Menurut Sigit, tim khusus dari Unit Reskrim Polsek Pujon dan Satreskrim Polres Batu telah disebar ke lapangan untuk memburu para pelaku.

"Selain itu, sudah ada lima saksi yang dimintai keterangan, terdiri dari satu korban yang selamat dan empat dari warga setempat yang mengetahui maupun menemukan jenazah korban," tuturnya.

Ditanya apakah para pelaku dalam keadaan mabuk, Sigit belum bisa memastikan.

"Mabuk atau tidak masih dalam penyelidikan. Intinya korban dan pelaku ini tidak saling mengenal," tegas dia.

Mayat korban ditemukan di sungai kecil samping Lapangan Ngroto sekitar pukul 6.00 WIB. Jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu untuk diautopsi.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait