Sosok Pemenang Pilpres 2024 dan Gejolaknya Menurut Ahli Fengshui

© mili.id

Ahli Fengshui dan Astrologi China Suhu Guntur Yeremia Candra di Surabaya (Foto: Rama Indra/mili.id)

Surabaya - Ahli Fengshui dan Astrologi China Suhu Guntur Yeremia Candra meramalkan bahwa Prabowo Subianto akan menjadi Presiden Indonesia ke-8.

Namun katanya, bakal ada gejolak saat Prabowo terpilih menjadi presiden.

"Prabowo berpeluang besar, ia terpilih menjadi presiden selanjutnya. Karena Prabowo termasuk orang ber-shio beruntung. Kelahiran 1951 dengan shio kelinci," ungkap Suhu Guntur kepada mili.id, Senin (8/1/2024).

Menurut Suhu Guntur, Tahun Naga Kayu 2024 ini shio kelinci mendapat 'previllage' yang luar biasa. Disebutkan, bahwa tahun ini adalah tahun penentuan bagi mereka yang bershio kelinci.

"Prabowo terlihat lebih mencorong dibanding Ganjar dan Anies. Sebab, arah keberuntungan Tahun 2024, semuanya mengarah ke Prabowo," tutur Suhu Guntur.

Kendati demikian, Suhu Guntur juga meramal bahwa kepemimpinan Prabowo-Gibran di awal menjabat akan menghadapi gejolak yang luar biasa. Katanya, akan dibanjiri tuntutan dari kubu paslon lain.

"Agak riskan, di masa awal kepemimpinan dari Prabowo nantinya. Semua kubu relawan paslon lain akan menuntut atas keberadaan si Gibran, membuka kembali cacatnya konstitusi di MK," tambahnya.

Suhu Guntur menyebut, yang memberondong tuntutan nanti adalah kubu kubu relawan atau simpatisan dari paslon tidak terpilih.

Dijelaskan juga, bahwa dalam prosesnya nanti Prabowo-Gibran tetap bisa mengamankan posisinya dan kepemimpinan mereka ini justru membawa kemajuan di sektor perekonomian.

Suksesor terbesar terpilihnya Prabowo, hingga langgeng di masa jabatannya adalah mereka kaum bermodal. Kalangan pebisnis, investor IKN dan pengusaha - pengusaha lokal Indonesia.

"Banyak pengusaha merapat ke 02, bukan ke 03 apalagi 01. Ini termasuk para investor dari luar negeri," jelasnya.

Ditegaskan Suhu Guntur, meskipun Ganjar ini dari kubu partai pertahana PDI Perjuangan, tapi soal pandangan dan kepercayaan luar negeri, kuncinya masih dipegang kuat oleh Jokowi cs.

"Kenapa Ganjar tidak terpilih menjadi presiden meski partai PDIP pertahana ini ada dikubunya. Ini karena campur tangan pemodal asing yang lebih segan kepada Jokowi di pihak Prabowo," rincinya.

Sehingga dijelaskan Suhu Guntur, meskipun Pilpres 2024 dimenangkan Prabowo, keberlarutan polemik terpilihnya Prabowo jadi presiden ini tidak lama. Dan PDIP tidak terlalu menggedor secara kasat, tapi akan nyaring di media sosial.

"Panasnya polemik beruntung bisa dibendung oleh pergeseran zaman. Tentunya, ketika kita flashback ke masa lampau ada isu sedemikian pasti mudah ricuh hantam ke sana sini. Namun, besok ini kericuhan hanya ada di medsos saja," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait