Seorang siswa berjalan di depan ruang kelas SDN Dawuhan Bondowoso yang ambruk. Kolase Deni AW/Mili.id
Bondowoso - Empat ruangan di SDN Dawuhan, Kecamatan Tenggarang yang ambruk pada 25 Desember 2023 lalu membuat geram DPRD Bondowoso.
Ironisnya, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD tahun 2023 di Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso tembus Rp 60 miliar.
Baca juga: Jumat Berkah Berbagi Polres Bondowoso, 500 Nasi Kotak Dibagikan kepada Jamaah Usai Salat Jumat
Bahkan bangunan tersebut tidak layak ditempati sejak Maret atau 9 bulan sebelumnya. Hal ini membuat DPRD Bondowoso geram dan menyayangkan kondisi tersebut.
"Di saat masih banyak kondisi sarpras sekolah memprihatinkan, justru ada Silpa sampai Rp 60 miliar di tahun 2023 di Dinas Pendidikan," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Bondowoso, Kukuh Rahardjo kepada Mili.id, Senin (8/1/2023).
Ia menyebut jika puluhan miliar Silpa 2023 itu mayoritas pada sektor belanja pegawai.
"Untuk membangun deretan ruang kelas sekolah paling hanya butuh dana Rp 300 juta. Artinya, andai dianggarkan untuk fisik, Silpa Rp 60 miliar bisa buat bangun 200 ruang kelas baru di Bondowoso," geram Kukuh.
Ia mengakui bahwa memang dalam penganggaran belanja pegawai harus ada kelebihan, tapi tidak seharusnya timpang dengan pembangunan sarpras sekolah.
"Memang harus ada kelebihan. Tidak bisa pas. Tapi melihat fenomena ini, saya rasa penganggaran APBD Bondowoso tidak efektif," nilai legislator Partai Golkar tersebut.
Pihaknya mengaku sudah memperingatkan Dinas Pendidikan Bondowoso tentag tingginya Silpa tahun 2022.
Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian untuk Purnawira dan Warakawuri
"Supaya lebih efektif di tahun 2023. Tapi kenyataannya masih tetap sama saja," cetusnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SDN Dawuhan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso terpaksa belajar di musala dan perpustakaan sejak Maret 2023 lalu.
Hal ini dikarenakan 3 ruangan yakni kelas 1, 2 dan 3 nyaris rubuh sejak Maret 2023.
Para siswa kemudian dievakuasi dan terpaksa belajar di tempat darurat seperti di musala dan perpustakaan.
Pemkab Bondowoso awalnya menjanjikan pembangunan ruang kelas di P-APBD tahun 2023.
"Awalnya dijanjikan dibangun November 2023 lalu, tapi ternyata ada perubahan sehingga katanya dianggarkan tahun 2024 ini," kata Muhammad Nasikin, Bendahara SDN Dawuhan kepada Mili.id.
Apa yang dikhawatirkan terjadi. Pada 25 Desember 2023 4 ruangan yakni kelas 1-3 dan ruang guru ambruk usai diterpa hujan deras dan angin kencang.
Apesnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso lagi-lagi tidak menganggarkan pembangunan untuk SDN Dawuhan pada APBD 2024.
Editor : Achmad S
