Sindikat Curanmor Sidoarjo Dibongkar, 3 Oknum TNI Diperiksa Pomdam V/Brawijaya

© mili.id

Tangkapan layar video viral di akun TikTok @ayoberanilaporkan9

Surabaya - Tiga anggota TNI matra Angkatan Darat (AD) di Jawa Timur (Jatim), diperiksa atas kasus dugaan penggelapan kendaraan bermotor, yang ditemukan di Gudang Balkir Pusziad Buduran, Sidoarjo.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya Kolonel Infantri Rendra Dwi Ardani mengatakan, pihaknya awalnya hanya memeriksa terduga pelaku terkait kasus itu, yakni Kopda AS.

"Pomdam V/Brawijaya masih memroses dan mendalami keterlibatan oknum prajurit TNI AD yang diduga terlibat penggelapan ranmor tersebut," kata Rendra, ketika dikonfirmasi melalui pesan, Senin (8/1/2023).

Akan tetapi, kata Rendra, Pomdam V/Brawijaya saat ini telah melakukan pemeriksaan, kepada tiga oknum anggota TNI AD.

"Ada tiga oknum prajurit dari yang saat ini diperiksa di Pomdam V/Brawijaya yaitu Kopda AS, Praka J dari Puspalad dan Mayor BP," jelasnya.

Rendra mengungkapkan, ketiga pelaku tersebut bukan anggota organik Kodam V/Brawijaya. Namun, Pomdam V/Brawijaya tetap menangani kasus itu, karena masih berada di wilayah hukumnya.

"Saat ini tetap diproses oleh Pomdam V/Brawijaya dan bila proses penyidikan selesai akan dilimpahkan ke Otmilti/Otmil Surabaya untuk dilanjutkan proses sidang di Pengadilan Militer Surabaya," ujar dia.

Lebih lanjut, pelaku dari sipil yang ditangkap dengan kasus yang sama berinisial, EI, saat ini dimintai keterangan oleh Polda Metro. Selain itu, aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan.

Diketahui, total ada 49 unit mobil dan 215 unit sepeda motor yang disimpan di Gudbalkir Pusziad Jalan Buduran Nomor 8, Buduran, Sidoarjo itu. Diduga kendaraan tersebut akan dikirim ke Timor Leste.

Sebelumnya, Oknum TNI Angkatan Darat (AD) di Sidoarjo berinisial AS, diduga tergabung sindikat pencurian kendaraan bermotor, Jumat (5/1/24).

Gudang persembunyian barang hasil curian di Gubalkir Pusziad Jalan Buduran No.8, Buduran, Kabupaten Sidoarjo terbongkar. Ada 49 mobil serta 215 sepeda motor diamankan.

Diduga ratusan kendaraan bermotor itu akan dikirim ke penadah yang ada di Timor Leste.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/ Brawijaya Kolonel Infantri Rendra Dwi Ardanin mengungkapkan, sindikat pencurian kendaraan bermotor tersebut dibongkar oleh Pomda V/Brawijaya bersama Polda Jatim dan Polda Metro Jaya.

"Pomdam V/Brawijaya bersama Polda Jatim dan Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor," kata Rendra, Sabtu (6/1/2024).

Editor : Aris S



Berita Terkait