PKL Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya Keluhkan Pedagang Nakal

© mili.id

PKL Taman Hiburan Pantai Kenjeran saat hearing dengan Komisi B DPRD Surabaya. (Bejo/Mili.id)

Surabaya - Pedagang Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran mengeluhkan adanya pedagang nakal dikawasan tersebut. Keluhan itu disampaikan saat hearing dengan komisi B DPRD Surabaya Selasa, (09/01/2024).

Salah satu perwakilan pedagang Imam Ghazali mengatakan, pihaknya mewakili para pedagang yang hearing dengan Komisi B DPRD Surabaya untuk mengklarifikasi laporan dari pedagang yang sebelumnya sudah hearing dengan anggota komisi B juga beberapa waktu lalu.

"Mohon maaf anggota dewan yang mulia, bahwa laporan yang pertama itu tidak mewakili kita sama sekali, saya PKL di pedagang di blok A 27 di lokasinya THP, saya di sini akan menjelaskan sesuai dengan apa yang saya tahu, beberapa pedagang banyak yang melanggar aturan terkait pelayanan para pedagang tersebut kepada pengunjung," kata Imam.

Lebih lanjut, pihaknya menghendaki pantai banyak pengunjung yang masuk dan tidak risih dengan pelayanan pedagang yang dianggap mengganggu pengunjung. 

"Pengelola THP ini membuat aturan itu yang memang menurut saya itu harus diterapkan salah satu contohnya begini, kalau ada pedagang begitu pengunjung masuk, para pedagang ini jangan menawarkan dagangannya didepan pintu masuk sehingga pengunjung akan merasa terganggu dan risih, makanya diatur, dengan adanya aturan yang dibentuk oleh Pengelola THP," ungkap.

"Semua itu sudah ada tempatnya sudah dikasih kursi sudah dikasih tempat biarkan orang itu menikmati dulu jalan-jalan atau apa sehingga nanti kalau mereka lapar atau haus di situ sudah disediakan makanan dan minuman, tapi ketika aturan ini di terapkan, salah satu pedagang itu ada yang kurang setuju dengan aturan ini", Keluh Imam.

Selain itu, pihaknya berharap kepada anggota dewan terutama komisi B dan pengelola THP untuk bisa menertibkan pedagang yang nakal tersebut, sehingga para pengunjung pantai bisa nyaman dan tidak risih sehingga kunjungan akan semakin ramai.

Editor : Achmad S



Berita Terkait