Kata Ketua PPS di Bondowoso Soal Pembentukan Puluhan KPPS Diintervensi Caleg Golkar

© mili.id

KPPS Pemilu 2024 (Foto: Ist)

Bondowoso - Rekrutmen puluhan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso diduga mendapat intervensi dari salah satu calon legislator (caleg) Partai Golkar.

Bahkan muncul bukti percakapan antara caleg DPRD Kabupaten Bondowoso berinisial ARW dengan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Padasan, MRS.

Dalam percakapan itu, ARW disinyalir mengintervensi penentuan komposisi KPPS di 5 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Desa Padasan.

Baca juga: Kata Caleg Golkar yang Diduga Intervensi Pembentukan Puluhan KPPS di Bondowoso

Tidak hanya menyusun siapa saja yang bakal menjadi anggota KPPS. ARW juga diduga mendikte MRS agar mencoret calon KPPS yang dianggap tidak selaras dengan diri ARW.

Ketua PPS Padasan, MRS membenarkan adanya intervensi dari ARW dalam rekrutmen KPPS di wilayah kerjanya.

"Iya. Memang ada tekanan dari dia," jawab MRS saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (10/1/2024).

Namun, MRS kemudian memohon diri supaya proses wawancara tidak dilanjutkan.

"Saya tidak berani komentar. Takut salah bicara," sambung dia.

Di Desa Padasan terdapat 35 anggota KPPS yang akan bertugas di 5 TPS. Dan sekitar 90 persen, diduga 'pesanan' ARW, lolos sebagai anggota KPPS terpilih.

Sebelumnya ARW membenarkan adanya percakapan dirinya dengan Ketua PPS Padasan itu.

"Saya cuma minta tolong, karena semua itu saudara," katanya saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (10/1/2024).

Baca juga: Pembentukan Puluhan KPPS di Bondowoso Diduga Diintervensi Caleg Golkar

Ia mengaku bahwa ketua PPS Padasan adalah saudaranya dan anggota PPS lain cukup dekat dengannya.

"Ketua PPS nya itu saudara saya, dan PPS yang lain juga sering ke rumah," akunya.

"Mereka daftar PPS juga saya yang menginformasikan dan lain-lainnya. Namanya Caleg, ya saya titip, ternyata masuk semua," tambah ARW.

Ditanya tentang dugaan pembentukan KPPS di Padasan hasil intervensinya, ARW berkilah.

"Itu terlalu berlebihan persepsinya mungkin, mas," tepisnya.

ARW merupakan calon anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Partai Golkar. Dia menjadi kontestan di Dapil III Bondowoso dan mendapatkan nomor urut 7.

Dapil III Bondowoso terdiri dari Kecamatan Pujer, Tlogosari, Sukosari, Sumberwringin dan Ijen.

Para caleg berebut 9 kursi untuk menjadi wakil rakyat Bondowoso periode 2024-2029. Mereka harus meraup suara terbanyak pada 14 Februari 2024.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait