Terhalang Reruntuhan Atap, Ibu dan Bayi di Mojokerto Terjebak Dalam Mobil

© mili.id

Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto membantu evakuasi ibu dan bayi lantaran mobil tak bisa dikeluarkan dari lokasi. (Nana/mili.id)

 

Mojokerto - Ibu dan bayinya dievakuasi BPBD Kabupaten Mojokerto dari dalam mobil, karena posisi mobil terhalang reruntuhan atap toko yang porak poranda karena tersapu angin kencang, Kamis (11/1/2024).

Sukron (35) pemilik mobil menceritakan, saat dia mendorong gerobak pentolnya keluar dari toko di Dusun Gelonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, sekitar pukul 15.30 WIB tiba-tiba ada angin berhembus cukup kencang.

Merasakan suasana yang tak enak, ayah satu anak ini memilih kembali ke dalam toko yang disewanya dari pengembangan unit usaha Prikomppol Polda Jatim di Lapangan Sawahan untuk mengajak istri dan anaknya keluar bangunan.

Namun, belum lama dirinya berada di dalam toko, angin kembali berhembus sangat kencang dari arah selatan hingga menyingkap atap toko yang terbuat dari galvalum.

Beruntung ia dan istri yang menggendong sang bayi masih sempat melindungi sang anak dari reruntuhan bata bangunan yang ikut rusak, akibat atap tersingkap.

"Ketika itu tidak ada hujan, hanya angin aja, hanya hitungan dalam detik tiba-tiba angin kencang datang. Waktu itu saya sedang hendak mendorong gerobak (pentol), untung gak jadi, gak enak, pas masuk ke dalam tau-tau angin kencang, terus angkat anak, eh saya sama istri keruntuhan batu-batu itu," ujarnya.

Usai menyelamatkan nyawa sang anak, dalam kondisi hujan deras. Ia memutuskan untuk memindahkan anak dan istrinya ke dalam mobil yang terparkir di halaman toko.

Namun, ketika mereka berada di dalam mobil, ternyata mobil tak bisa dikeluarkan dari lokasi, kerena terhalang atap 10 unit toko yang berserakan dan menghalangi jalan keluar mobil, ditambah kabel listrik yang menjuntai.

Hingga akhirnya Tim BPBP Kabupaten Mojokerto membantu evakuasi ibu dan anak dari dalam mobil sedan milik Sukron.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait