Cabor Boling Jatim Target Dulang Banyak Medali Emas di PON 2024

© mili.id

Ketua KONI Jatim, M Nabil bersama Tannya Roumimper ketika berada di Indoensia.(Foto: KONI Jatim for mili.id)

Surabaya - Semua cabang olahraga (cabor) dalam menghadapi PON 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan di Aceh terus bergerak mempersiapkan diri ke pemusatan latihan daerah (Puslatda) mulai Januari ini, termasuk boling.

Bahkan Cabor Boling Jatim sudah memiliki 10 atlet yang disiapkan turun di PON 2024, sehingga diharapkan bisa menyumbang banyak emas buat Jatim di ajang empat tahunan.

Dari jumlah itu, nanti diambil 8 atlet untuk menjalani latihan di Jakarta, dan satu atlet berlatih di Amerika Serikat (AS), yakni Tannya Roumimper.

Tannya menuturkan, selama tinggal di AS terus berlatih dan mengasah kemampuannya dengan mengikuti banyak turnamen boling. Kepulangannya ke Indonesia ini untuk mempersiapkan dirinya di Puslatda Jatim proyeksi PON 2024.

"Selama di Amerika, saya terus mengasah kemampuan dengan berlatih dan bertanding di liga profesional di sana," sebut Tannya saat bertemu Ketua KONI Jatim, M Nabil dan pengurus lainnya, Kamis (11/1/2024).

Setelah menggelar pertemuan dengan Nabil dan pengurus KONI Jatim, Tannya mengaku secepatnya akan kembali ke AS melanjutkan latihan dan mengikuti turnamen-turnamen boling. Ia bakal berlatih di AS hingga Juli 2024.

"Saya akan ikut delapan kejuaraan di Amerika hingga Juli. Memudian Agustus nanti akan kembali (ke Indonesia) dan gabung dengan teman-teman Jatim," jelas Tannya.

Tannya sudah membela boling Jatim di PON 2012 Riau dan PON 2016 Jawa Barat. Di dua PON tersebut, ia mempersembahkan 3 medali emas dan 1 perunggu untuk Jatim.

"Di PON Papua ternyata (bolling) tidak ada, dan sekarang (PON 2024) ada dan saya harap hasilnya lebih baik lagi. Jatim selalu memberi tantangan-tantangan menarik untuk mencapai hasil terbaik," terang atlet berkacamata ini.

Saat disinggung daerah mana yang menjadi lawan terberat, Tannya mengaku DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang terberat.

"Tapi kalau lihat saat ini kami harus mewaspadai daerah lainnya yang berkembang lebih baik," ucapnya.

M Nabil mengaku punya keyakinan tinggi terhadap para atlet boling Jatim untuk menuai prestasi maksimal di PON 2024.

"Kami siapkan pelatih asing dan lokal untuk cabor boling. Kami ingin mengulang prestasi di PON Jawa Barat yang bisa meraih 4 emas, 3 Perak dan 1 perunggu," tutur Nabil.

Kehadiran Tannya menjadi salah satu program puslatda boling akan dilakukan. Dimana Tannya merupakan atlet boling nasional yang akan membela Jawa Timur di PON XXI Aceh-Sumut.

"Iya, Tannya ini sekarang tinggal di Amerika Serikat dan mengembangkan karir bolingnya di sana," terang pria yang pernah jadi Komisioner KPU Jatim ini.

Nabil mengatakan, boling Jatim masih menjadi salah satu cabpr yang diandalkan pada PON 2024 guna mendulang banyak medali.

"Di PON Papua, cabor boling tidak ada. Jadi saat di PON Sumut dan Aceh nanti, kami ingin membuktikan," ucapnya.

Nabil menuturkan, para atlet boling dalam program Puslatda akan ikut berbagai kejuaraan ujtuk uji coba dan ukur kemampuan.

"Kami ingin atlet ini siap dan bisa mengharumkan nama Jawa Timur dikancah nasional," tutup Nabil.

Editor : Aris S



Berita Terkait