Parkir Meter Tidak Berfungsi, Pengunjung Taman Bungkul Surabaya Mengeluh

© mili.id

Salah satu alat parkir meter di Taman Bungkul Surabaya (Foto: Bejo Sugiantoro/mili.id)

Surabaya - Pengunjung Taman Bungkul Surabaya mengeluhkan parkir meter di sana yang rusak dan tidak berfungsi.

Rudi, salah satu pengunjung Taman Bungkul mengaku menemukan parker meter tidak berfungsi setelah dirinya hendak menggunakan, karena tidak membawa uang kecil untuk membayar ke tukang parkir.

Menurut Rudi, sebelumnya dia sering menggunakan alat parkir meter, baik di Taman Bungkul maupun di kawasan Pemkot Surabaya. Karena parkir meter tersebut sangat membantu dan tidak terlalu ribet.

"Saya sering menggunakan alat parkir meter ini. Lumayan enak lah dan ndak terlalu ribet ternyata," ujar Rudi kepada mili.id, Jumat (12/1/2024).

Alat parkir meter yang ada di Taman Bungkul ini memang telah dilengkapi panduan yang berada tepat di bawah mesin untuk memudahkan pengguna yang baru pertama kali mencoba.

Selain itu, akan ada beberapa juru parkir yang ditempatkan untuk membantu dan memberitahu pengunjung cara menggunakan alat parkir meter.

Rudi menambahkan, penggunaan parkir meter ini juga cukup aman, karena dulunya banyak juru parkir yang tidak bertanggungjawab dengan menarik tarif seenaknya.

"Cukup disayangkan, ada beberapa fasilitas parkir meter di Taman Bungkul ini rusak dan tidak berfungsi. Apalagi ditambah dengan pembayaran menggunakan Qris. Apa masyarakat sudah siap dengan program tersebut," keluhnya lagi.

Hal ini juga diamini salah satu juru parkir yang tidak mau disebutkan namanya. Dia mengatakan bahwa sejumlah pengunjung Taman Bungkul sudah memakai parkir meter.

"Kalau parkir memang sudah memakai mesin parkir meter, tapi banyak yang masih belum punya uang elektronik," ujarnya.

Saat ini, katanya, ada beberapa alat parkir meter yang rusak dan tidak dapat digunakan. Dan pengunjung saat ini menggunakan parkir manual dengan meminta karcis kepada juru parkir, sesuai tarif yang tercantum di karcis.

"Parkir meter ini sudah lama rusak dan sering dibetulkan, tapi tetap tidak bisa digunakan. Saat ini pengunjung parkir menggunakan karcis parkir yang kami beri dan tarifnya sesuai yang tertera di karcis parkir," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait