Proyek Hotmix di Situbondo Diduga Bermasalah, DPRD: Jangan Main-main!

© mili.id

Petugas DPUPP Kabupaten Situbondo memperbaiki proyek hotmix, dengan cara tambal sulam (Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - DPRD Situbondo menyoroti proyek hotmix jalan penghubung Desa Wonokoyo-Sletreng, Kecamatan Kapongan yang dikeluhkan warga, lantaran rusak meski baru selesai dua bulan lalu.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo, Arifin berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi proyek hotmix sepanjang 400 meter, dengan alokasi anggaran APBD Tahun 2023 itu.

"Kami akan segera turun lapangan dan mengajak OPD terkait, untuk mengecek langsung pengerjaan proyek hotmix yang dikeluhkan oleh warga, karena pengerjaannya yang dinilai asal-asalan," ujar Arifin, Sabtu (13/1/2024).

Baca juga: Baru Dua Bulan, Proyek Hotmix Jalan Desa Wonokoyo-Sletreng Situbondo Rusak

Menurutnya, bila saat turun ke lapangan pihaknya menemukan pengerjaan yang tidak sesuai dengan RAB, maka pihaknya tidak akan segan meminta CV Bintang-bintang membongkar proyek hotmix tersebut.

"Jangan main-main! Proyek hotmix ini untuk kepentingan masyarakat banyak. Jika terbukti pengerjaannya tidak sesuai RAB, kami akan meminta pelaksananya untuk membongkarnya," tegas Arifin.

Diketahui, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman (DPUPP) Kabupaten Situbondo mengaku sudah memperbaiki proyek jalan hotmix yang retak-retak di jalan Dusun Patek, Desa Wonokoyo itu.

Meski begitu, warga tetap meminta CV Bintang-bintang selaku pelaksana proyek membongkar hotmix yang dikerjakan melalui alokasi anggaran APBD Situbondo 2023 sebesar Rp250 juta lebih itu.

"Meski sudah diperbaiki dengan cara dilakukan tambal sulam, tapi kondisi hotmix tersebut masih retak-retak. Makanya, kami meminta CV Bintang-bintang untuk membongkar hotmix tersebut," ujar H Sadik, salah satu warga.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait