KA Pandalungan Anjlok di Sidoarjo Dievakuasi 16 Jam, Jalur Dinormalisasi

© mili.id

Proses evakuasi KA Pandalungan anjlok di Tanggulangin, Sidoarjo (Foto: Fariz/mili.id)

Surabaya - Evakuasi Kereta Api (KA) Pandalungan anjlok di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo memakan waktu sekitar 16 jam.

Kereta api rejasi Gambir-Jember itu anjlok sekitar pukul 07.57 WIB, Minggu (14/1/2024) dan baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 00.22 WIB, Senin (15/1/2024).

Manajer Humas PT KAI Daop 8, Luqman Arif mengatakan, KA Pandalungan yang anjlok di jalur rel Stasiun Tanggulangin itu dipastikan telah berhasil dievakuasi kembali ke jalurnya.

"Lokomotif KA Pandalungan yang anjlok di Stasiun Tanggulangin berhasil kami evakuasi naik ke atas jalur kereta api kembali," ujar Luqman.

Namun, Luqman menyebut bahwa jalur rel bekas laka KA itu masih perlu diperiksa terlebih dulu, sampai dinyatakan aman.

"Sekarang tim mengecek jalur kereta api atau jalan rel tadi, melakukan pemeriksaan secara menyeluruh," jelasnya.

"Apabila jalur sudah dinyatakan dalam kondisi aman, maka jalur tersebut akan kami uji coba dilewati oleh kereta api lagi dengan kecepatan terbatas," tambah Luqman.

Setelah itu, lanjut Luqman, bila sudah terbukti aman, secara bertahap akan dilakukan normalisasi jalur menuju ke kecepatan seperti sebelumnya.

"Pastinya, ketika sudah dinyatakan aman oleh tim jalan rel dan Daop 8, kecepatan kereta api terbatas kami lakukan safety, secara bertahap kecepatan seperti sebelumnya. Biasanya mungkin 5 km/jam, tergantung pemeriksaan dari jalan rel kami nanti," ungkapnya.

Luqman berharap, jalur rel di Stasiun Tanggulangin bisa cepat kembali normal, dan dapat beraktivitas seperti biasanya.

"Mudah-mudahan proses pengecekan rel, dan normalisasi jalur kereta api ini bisa cepat kami lakukan. Sehingga perjalanan kereta api di Stasiun Tanggulangin ini bisa kembali normal," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait