Pria Berambut Gondrong Kuras Uang Kotak Amal Masjid di Mojokerto

© mili.id

Tangkapan layar CCTV pria berambut gondrong yang mencuri uang kotal amal masjid di Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Pria berambut gondrong terekam CCTV menguras habis uang kotak amal Masjid Al Mubarok Dusun Unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Informasi yang diperoleh mili.id, pencuri itu mencuri uang sekitar Rp400 ribu yang ada di kotak amal masjid tersebut. Sebelum mencuri, pria itu sempat tidur siang di pelataran masjid.

Aksi pencurian itu kali pertama diketahui pengurus masjid sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (11/1/2024).

"Baru sadar itu setelah Salat Subuh, setelah kelihatan pelat pengait gembok kotak amal itu rusak. Sepertinya dirusak pakai obeng," ujar Hilmy Fachrudin Idris, salah seorang remaja masjid, Senin (15/1/2024).

Saat itu, para pengurus masjid langsung membuka kotak amal dan uang di dalamnya nyaris habis tidak tersisa. Mereka lantas mengecek rekaman CCTV masjid dan mendapati seseorang membuka kotak amal secara paksa.

"Dari CCTV, kotak amal dirusak sekitar pukul 22.00 pada Rabu (10/1/2024). Sepertinya pelaku ini nunggu waktu masjid sedang sepi," ujarnya.

Hilmy menyebut, dari rekaman CCTV, pelaku sudah berada di lokasi sejak siang hari. Pria berambut gondrong yang memakai kaos biru dan bersarung tersebut sempat beribadah dan tidur di teras masjid.

Saat masjid sepi, pelaku leluasa beraksi membobol kotak amal dari plat besi yang tergembok tersebut.

"Pelaku ambil uangnya nggak cuma sekali, tapi tiga kali. Setelah uangnya dihitung dia ambil lagi, dihitung lagi lalu ambil lagi," jelasnya.

Uang infak dari jemaah masjid di dalam kotak amal tersebut belum sempat diambil oleh pengurus. Lantaran penghimpunan uang infak di dalam kotak amal biasa dilakukan setiap hari Jumat.

"Di kotak amal itu cuma tersisa uang koin sekitar Rp5 ribu saja," tuturnya.

Hilmy mengatakan, pencurian kotak amal ini merupakan kali ketiga terjadi di Masjid Al Mubarok. Sepanjang 2023, kotak amal masjid sudah dua kali menjadi sasaran maling.

"Untuk dilaporkan ke polisi mungkin belum. Sepertinya, ini jadi pembahasan dan bahan evaluasi internal pengurus masjid dulu. Karena pencurian seperti ini sudah tiga kali," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait