Permasalahan Tiang Listrik, DPRD Surabaya: PLN seharusnya Membayar Sewa

© mili.id

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono (Foto: Bejo/mili.id)

Surabaya - Komisi C DPRD Surabaya akan siap menerima keluhan masyarakat terkait tiang listrik PLN yang berada di tanah milik warga atau pelanggan PLN.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono, bila ada warga yang ingin memindahkan tiang listrik yang berdiri atau menancap di tanah warga tanpa izin dan dimintai biaya oleh PLN, pihaknya akan melayani aduan masyarakat terkait pemindahan tiang listrik.

"Banyak beredar pemberitaan terkait pemindahan tiang listrik dan dikenai biaya besar, kami dengan senang hati akan melayani masyarakat terkait permasalahan tersebut. Kami menyesalkan pihak PLN yang memberikan tarif yang cukup besar kepada pelanggan hanya untuk memindahkan tiang listrik yang berada di tanahnya pelanggan itu sendiri" ujar Baktiono usai menerima hearing dengan warga terkait tiang listrik, Senin (15/01/2024).

Lebih lanjut dikatakannya, apabila PLN yang memasang tiang listrik di atas tanah warga, PLN seharusnya membayar sewa kepada pemilik lahan tersebut.

"Seharusnya PLN itu sewa kepada warga pemilik lahan yang ditancapkan tiang listrik dan bukan berarti warga yang harus disuruh bayar apabila warga ingin menghendaki tiang listrik tersebut dipindah, PLN tidak boleh semena-mena untuk mendirikan tiang listrik tanpa izin pemilik lahan" kata Baktiono.

Baktiono berharap, apabila ada warga yang mengalami hal tersebut, silakan mengadukan permasalahan tersebut dengan disertai bukti berupa foto atau video kepada Komisi C DPRD Surabaya.

"Kami akan melayani warga yang ingin hearing terkait persoalan tiang listrik dengan catatan membawa bukti berupa foto atau video maupun data pendukung lainnya," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait