Pengeroyokan di Jalan Tunjungan Surabaya, Kaos Perguruan Silat Jadi Pemicu

© mili.id

Gerombolan pesilat usai melakukan pengeroyokan di Jalan Tunjungan Surabaya (Foto: Tangkapan layar video Call Center 112 Surabaya)

Surabaya - Pengeroyokan dua remaja di Jalan Tunjungan Surabaya ternyata dipicu kaos perguruan silat.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa gerombolan pesilat yang melakukan pengeroyokan itu menyasar korban secara acak.

"Dilakukan acak. Kebetulan dua korban di Jalan Tunjungan Surabaya waktu itu memakai kaos perguruan silat lain," ungkap Hendro, Selasa (16/1/2024).

Menurut Hendro, setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tiga orang yang diamankan, penyidik menetapkan satu di antaranya sebagai tersangka.

"Terhadap satu tersangka dan dua orang saksi yang sudah diamankan, kami masih melakukan pemeriksaan. Penyebabnya, mereka ngaku lantaran korban memakai kaos perguruan silat lain," bebernya.

Hendro menjelaskan, satu orang yang ditetapkan tersangka itu berinisial AN, warga Sidokare, Sidoarjo. Sedangkan dua orang berstatus saksi, berinisial NA dan YAL.

Terkait keterlibatan tersangka AN dalam kasus ini, Hendro membeberkan bahwa AN terbukti memukuli kepala korban dengan palu yang dibawanya.

"Hingga saat ini masih kami kembangkan. Untuk yang terlibat pengeroyokan masih dilakukan penyelidikan mendalam," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait