Cetak Prestasi Gemilang, PABSI Jatim jadi Cabor Terbaik 2023

© mili.id

Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jawa Timur saat mendapat predikat sebagai Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) terbaik pada gelaran KONI Jatim Award 2023. (Humas KONI Jatim for mili.id)

Surabaya - Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jawa Timur mendapat predikat sebagai Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) terbaik pada gelaran KONI Jatim Award 2023 di Harris Convention Hotel Gubeng, Surabaya.

Penghargaan ini diberikan oleh KONI Jatim kepada Jeffry Tagore Ketua PABSI Jatim atas prestasi gemilang sepanjang tahun 2023. Di antaranya, keluar sebagai juara umum Kejurnas Angkat Besi Senior. Kemudian  juara umum Kejurnas Angkat Besi Junior dan Remaja. 

Tak hanya itu, PABSI Jatim konsisten mencetak atlet-atlet juara nasional bahkan dunia. Salah satunya adalah Luluk Diana yang menjadi juara dunia Kejuaraan Dunia Remaja, serta Eko Yuli Irawan yang meraih perak pada Olimpiade 2020. 

"Kami lihat angkat besi tidak hanya juara umum BK PON 2024, tapi juga menjadi juara umum Kejurnas Junior dan Remaja. Dari sisi pembinaan atlet muda sudah terlihat hasilnya. Kemudian, Luluk Diana, atlet muda yang menyumbang medali perunggu bagi Indonesia di ajang Sea Games 2023 Kamboja, dan tentu saja ada Eko Yuli yang meraih medali emas Sea Games," kata Ketua KONI Jatim, M Nabil dalam keterangan tertulis yang diterima mili.id, Jumat (19/1/2024).

Menyambut penghargaan tersebut, Ketua PABSI Jatim Jeffry Tagore menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh KONI Jatim. 

"Ini penghargaan luar biasa karena memang kami di PABSI berusaha selama 10-12 tahun. Di PABSI, kami sudah berhasil mencetak atlet juara dunia dari 0 salah satunya Luluk Diana. Lalu, kami bantu beberapa atlet seperti Sando mendapat emas Sea Games, lalu Eko Yuli yang biasa mendapat perunggu kita bantu bisa mendapat perak Olimpiade," kata Jeffry. 

Tak hanya itu, dari tangan dinginnya, ia berhasil membawa angkat besi Jatim yang biasa menjadi runner up di PON kini tembus sebagai juara umum PON Papua. 

"Kuncinya selama ini adalah bagaimana membangun kerja sama yang baik antara stakeholder PABSI di Jatim, terutama pengcab. Selalu saling mendukung dan tidak terlambat memberi ilmu kepelatihan baru. Lalu, saya banyak menanamkan motivasi kepada atlet dan seluruh pengcab. Komunikasi menjadi penting," ungkap mantan peraih emas PON 1996 itu.

Tak cukup itu, dedikasi waktu, tenaga hingga materi ia berikan untuk membina angkat besi agar menghasilkan atlet-atlet berprestasi tingkat nasional hingga dunia.

Kendati demikian, Jeffry mengaku keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan seluruh elemen mulai pengurus PABSI Jatim, pengcab PABSI se-Jatim, serta kerja keras pelatih dan atlet dalam berlatih.

"Ini untuk seluruh pengurus PABSI kabupaten/kota , seluruh pengurus pengprov, atlet dan pelatih yang berjuang untuk PABSI. Penghargaan ini suatu hal luar biasa yang membuat kami lebih semangat ke depan," tandasnya.

Ke depan, Jeffry berharap dengan keberhasilan yang sudah ada dapat membuat Jatim kembali juara umum pada PON 2024.

Editor : Achmad S



Berita Terkait