Melihat Keseruan Lokadrama Rujak Cingur Lek Har Produksi Skak Studios

© mili.id

Premiere Lokadrama Rujak Cingur Lek Har Produksi Skak Studios di Ballroom Hotel Deka Surabaya. (foto: zain ahmad/mili.id).

Surabaya - Melanjutkan rangkaian cerita Lokadrama Lara Ati 2 yang sebelumnya sudah ditayangkan lewat OTT pada tahun lalu, kali ini Skak Studios menggelar Premiere Lokadrama "Rujak Cingur Lek Har (RCLH)" yang merupakan spinoff dari Lokadrama Lara Ati.

Acara premiere yang digelar di Ballroom Hotel Deka Surabaya itu, Skak Studios mengajak Skakmate (sebutan untuk penggemar Bayu Skak), penonton, dan juga awak media menonton Lokadrama "Rujak Cingur Lek Har" yang akan dimainkan oleh para Loka Talenta diberbagai daerah di Jawa Timur, yang sebelumnya juga telah bermain di Lokadrama Lara Ati.

Lokadrama "Rujak Cingur Lek Har" ini berkisah tentang Lek Har yang diperankan oleh Cak Silo yang menjaga ke otentikan rasa rujak cingur warisan keluarga. Lek Har sangat hati-hati dengan resep rujak cingur rahasia keluarganya tersebut.
 
Termasuk memberi tahu pada keluarganya sendiri. Hal ini sangat beralasan karena menurut Lek Har, rasa rujak cingur yang beredar sekarang tidak lagi otentik, bahkan sudah terdistorsi atau dalam istilah gastronomi (ilmu kuliner) sudah menjadi fusion food atau makanan yang berbeda.
 
Atas dasar itulah Lek Har bersikeras dan tidak sembarang memberi tahu pada orang lain. Bukan Lek Har tidak ingin membagi ilmu, namun dia menunggu orang yang tepat dan dapat bertanggung jawab atas resep turun temurun dari nenek moyangnya tersebut. Hal itu menjadi amanah dari leluhur yang harus diembannya.
 
Sementara Cak Nano yang diperankan Cak Ukil yang selama ini berambisi besar mengincar resep tersebut tak habis akal untuk mendapatkannya. Bahkan dengan cara-cara yang tak masuk akal sekalipun.
 
Belakangan Cak Nano seperti mendapat senjata pamungkas berupa modal dari investor untuk mendapatkan resep rahasia itu. Caranya dengan mengakuisisi Warung Rujak Cingur Lek Har untuk bergabung dengan usaha kuliner milik pengusaha gurita Bos Eddy yang diperankan Lurus Mardan dan Ochel yang diperankan Muhammad Andhika, yakni tangan kanan Bos Eddy.
 
Bagi Bos Eddy, nama besar Warung Rujak Cingur Lek Har adalah koentji! (kunci). Dengan menguasainya, berarti Bos Eddy telah legitimated untuk memakai brand Warung Rujak Cingur Lek Har di seluruh Surabaya, bahkan seantero Indonesia.
 
"Jadi, sebenarnya dalam lokadrama ini Bos Eddy bukan ingin menguasai bumbu rujak cingur yang kesohor itu, tapi diam-diam ingin menguasai merek dagang dan image rujak cingur Lek Har yang sudah terkenal itu. Dan Cak Nano, tanpa disadarinya telah diperalat oleh Bos Eddy dan Ochel untuk meraup cuan sebanyak-banyaknya dari branding tersebut," terang Bayu Skak yang merupakan Produser di film Rujak Cingur Lek Har didampingi Ricky Ramadhan Setyawan dan juga dua Sutradara muda RCLH Halohdoo dan Bangkit Bara saat konferensi pers, Minggu (21/1/2024).
 
Bayu mengatakan bahwa diketahui Cak Nano sebenarnya bisa mendapatkan resep rahasia keluarga itu secara baik-baik, karena ternyata Cak Nano merupakan keponakan dari Lek Har dan dia juga berhak atas resep otentik itu sebagai pewaris resep rujak cingur tersebut.
 
Akan tetapi, Lek Har berpikir untuk mewariskan resep itu ke Mamat Ndingkluk yang diperankan Noki Dwi, pelayan setianya. Namun, menurunkan legacy tersebut tidaklah mudah. Meskipun Lek Har secara tidak langsung mengajari Mamat dalam membuat bumbu tersebut setiap hari, Mamat sepertinya bukan orang yang tertarik dan antusias dengan keahlian membuat rujak cingur.
 
"Nah, si Mamat ini tidaklah antusias dan cenderung lebih memilih sebagai pelayan biasa. Ketika harapan Lek Har itu dia bicarakan pada Mamat, ternyata Mamat yang sedang menjalin hubungan dengan Sari Wulandari yang diperankan Farra Alqueenisa, yakni sales canvasser keliling kacang dua kelinci," jelasnya.
 
Bayu menjelaskan bahwa pada Lokadrama Lara Ati 2 yang merupakan lokadrama berbahasa daerah pertama di Indonesia adalah film terakhir sebelum Rujak Cingur Lek Har. Lara Ati 2 telah menorehkan prestasi luar biasa dengan berhasil mencetak penonton terbanyak sepanjang sejarah vidio.com dengan jumlah lebih dari 10 juta kali ditonton pada OTT tersebut.
 
Bayu Skak bersama Skak Studios mendapatkan penghargaan khusus atas karya Lara Ati 2 oleh Vidio.com. Ricky Ramadhan Setyawan selaku CEO Skak Studios.
 
"Premiere lokadrama ini adalah ajang penting bagi kami untuk berterima kasih atas dukungan luar biasa yang telah diberikan oleh seluruh tim, penggemar setia, mitra kerja kami dan juga sponsor utama Rujak Cingur Lek Har yakni Dua Kelinci. Tanpa dukungan para pihak tersebut, lokadrama ini tidak akan mencapai kesuksesan yang luar biasa. Dengan para lokatalenta di Jawa Timur dan juga tim Skak Studios," paparnya.
 
Bayu mengungkapkan bahwa ia tak akan puas sampai di sini. Ia bersama tim akan terus berbenah dan belajar labih jauh lagi, agar bisa memberikan yang terbaik.
 
"Kami terus berkomitmen untuk memberi hiburan terbaik untuk masyarakat dan juga membangun hubungan jangka panjang yang erat dengan para lokatalenta serta penonton kami. Terimakasih kami ucapkan kepada semua, tim, pemain, semua crew, semuanya. Terlebih kepada teman-teman di sini yang setia mendukung kami. Tanpa semuanya, kami tidak akan jadi seperti ini," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait