Ponpes Tebuireng Jombang Dipastikan Netral di Pilpres 2024

© mili.id

Yenny Wahid menemui kordes pemenangan Ganjar-Mahfud se-Tapal Kuda di Situbondo.(Fatur Bari/mili.id)

Situbondo-Ponpes Tebuireng, Jombang dipastikan netral dalam konstelasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Itu dilakukan untuk menjaga marwah muassis Nahdlatul Ulama (NU) yang bersemayam di lingkungan ponpes tersebut.

"Apalagi Ponpes Tebuireng usianya lebih tua dari republik ini. Makanya, keluarga besar Ponpes Tebuireng sepakat, termasuk Gus Kikin sebagai pengasuh saat ini, tidak melibatkan ponpes dalam Pilpres 2024," ujar Yenny Wahid, usai menemui kordes Ganjar-Mahfud se-Tapal Kuda di Situbondo.

Perempuan yang akrab dipanggil Yenny menjelaskan, jika ada salah seorang anggota keluarga besar Ponpes Tebuireng, diketahui mendukung salah satu pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2024 ini.

"Namun, dukungan terhadap salah pasangan capres-cawapres itu merupakan manuver induvidu, bukan atas nama yayasan atau lembaga Ponpes Tebuireng, Jombang," tegas Yenny.

Yenny menegaskan, dirinya sengaja tidak menggelar kegiatan dilingkungan Ponpes Tebuireng, demi menjaga kesakralan dan muru'ah para muassis NU yang bersemayam di Ponpes Tebuireng, Jombang, yang hanya untuk kepentinga sesaat.

"Keluarga besar Ponpes Tebuireng Jombang sepakat tidak membawa lembaga atau yayasan, dalam mendukung salah satu pasangan Capres-Cawapres dalam Pilpres tahun 2024 ini,"katanya.

Lebih jauh Yenny menambahkan, untuk menjaga marwah, kesakraklan dan netralitas Ponpes Tebuireng Jombang, dirinya sengaja mengajak Capres Ganjar hanya untuk sowan ke makam para muassis NU.

"Pak Ganjar sengaja tidak diajak ke lingkungan Ponpes, karena saya sengaja menjaga kesakralan dan netralitas Ponpes Tebuireng, mengingat usia Ponpes yang didirikan Mbah Hasyim Asy'ari itu lebih tua dari Republik ini,"katanya.

Putri Presiden ke-4 ini menjelaskan, sebetulnya dirinya bisa mengklaim atas nama Ponpes Tebuireng Jombang, namun pihaknya tidak melakukan hal tersebut, demi menjaga kesakralan dan Muru'ah Tebuireng, karena di sana bersemayam muassis NU.

"Bahkan, untuk menjaga netralitas Ponpes Tebuireng, saya meminta kepada seluruh partai mendukung pasangan Ganjar-Mahfud, untuk mencabut semua atribut partai di area ponpes," pungkasnya.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait