Gerebek Kampung Narkoba Perbatasan Mojokerto-Pasuruan, 21 Pria Positif

© mili.id

Kasat Resnarkoba AKP Marji saat menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari seorang pria. Foto : (Nana/Mili.id)

Mojokerto - Sebanyak 21 pemakai dan pengedar sabu-sabu diringkus Satresnarkoba Polres Mojokerto dari kampung narkoba di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan-Kabupaten Mojokerto, Rabu (21/2/2024).

Puluhan pria ini terbukti positif narkoba setelah digiring Tim Satresnarkoba Polres Mojokerto yang dipimpin langsung Kasatnarkoba AKP Marji Wibowo ke Mapolres untuk dilakukan tes urine sejak pukul 11.00 WIB.

Marji menjelaskan, saat itu ia dan anggotanya melakukan razia acak di pertigaan Dusun Kandangan, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 09.00 WIB.

Didapatlah 30 orang dari razia pengendara roda dua yang melintas arah Wonosunyo, Pasuruan menuju pertigaan Kandangan, Mojokerto.

"Sebanyak kira-kira 30 orang, tapi yang positif sekitar 11 orang, dari 11 orang itu ada 2 yang kita temukan barang bukti membawa sabu (paket)," ucapnya.

Alhasil, dari dua pemuda yang kedapatan membawa tiga paket sabu sekali pakai itu, polisi mendapatkan informasi pemasok narkoba di daerah Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Tim langsung melakukan pengembangan ke lokasi yang dimaksud. Dan didapati empat rumah dengan sejumlah bilik-bilik yang digunakan sebagai tempat hisap sabu.

Melihat kedatangan polisi, sejumlah pria berhamburan kabur berusaha meloloskan diri saat dilakukan penggerebekan.

"Dari wonosuyo kita temukan 15 orang di sana terus kita tes urine ada sekitar 10 orang yang positif," bebernya.

Alhasil, ada 21 orang dari berbagai wilayah yang terjaring razia dan penggerebekan tersebut. Nantinya, dua pemuda yang kedapatan membawa paket sabu sekali pakai akan dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan 19 orang lainnya dilakukan assessment lanjutan ke BNNK Mojokerto. "Jadi total 21 orang yang positif narkoba jenis sabu, dan dua orang membawa barang bukti tiga poket," pungkasnya

Editor : Achmad S



Berita Terkait