BPN Bondowoso Pastikan Warga Miskin Urus Akta Tanah Gratis, Ini Syaratnya

© mili.id

Kepala BPN Bondowoso, Zubaidi menjelaskan materi dalam pembinaan pada para PPATS, Kamis (25/4/2024). (Deni AW/Mili.id)

Bondowoso - Warga miskin yang ingin mengurus akta tanah ternyata bisa dilayani secara gratis.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bondowoso, Zubaidi menyebut jika hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri ATR/BPN nomor 2 tahun 2018.

Zubaidi menjelaskan materi tersebut dalam acara pelantikan dan pembinaan pejabat pembuat akta tanah sementara (PPATS) di aula BPN Bondowoso, Kamis (25/4/2024).

"Bagi mereka yang tidak mampu, maka dilayani secara gratis bahkan untuk pembayaran pajaknya," ungkap Zubaidi.

Ukuran pemohon tergolong miskin atau kaya tetap merujuk pada sumber data terpercaya.

"Rujukan datanya dari Dinsos (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)," sebutnya.

Justru, PPAT maupun PPATS yang menarik biaya pada pemohon yang kurang mampu bisa dijerat sanksi.

"Sanksinya teguran tertulis. Jika sampai 3 kali, maka sanksinya sampai pemberhentian sementara," tegasnya.

Ia menyatakan jika para PPAT maupun PPATS wajib menghadirkan kedua belah pihak dan membacakan akta tanah yang dibuat.

"Jadi jangan cuma disuruh tandatangan lalu dikasihkan. Mereka sebagai pemohon harus tahu isi dalam akta itu termasuk besaran pajak jual belinya," tuturnya.

Di Kabupaten Bondowoso, ada 16 PPAT yang berasal dari kalangan profesional di bidang tersebut.

"Kemudian ada 18 PPATS se Bondowoso yang ditugaskan berdasarkan jabatan yaitu camat di masing-masing kecamatan," beber Zubaidi.

Editor : Aris S



Berita Terkait