Gagal Bunuh Diri Usai Habisi Nyawa Istri, Pria Tuban Menyerahkan Diri ke Polisi

© mili.id

Ilustrasi

Surabaya – Seorang pria berinisial MO (64), warga Desa Pakis, Grabagan, Tuban mengaku kepada polisi telah membunuh istrinya sendiri.

MO mengaku menghabisi nyawa istrinya, TA (60) dengan cara dicekik, dan selanjutnya dirinya mencoba bunuh diri dengan menenggak racun tikus dan obat rumput namun tidak berhasil.

Dijelaskan Kapolsek Grabagan Iptu Sampir Santoso, jika sebelumnya pelaku mendatangi mapolsek saat tengah malam dan mengatakan ingin numpang tidur.

"Setelah membunuh istrinya, pelaku datang ke mapolsek dan mengatakan numpang tidur, baru keesokan harinya mendatangi anggota dan mengatakan jika usai membunuh istrinya," kata Santoso, Jumat (26/4).

Dari keterangan awal tersebut, anggota Polsek Grabagan segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa untuk mengecek kondisi jasad korban TA, di rumahnya.

Setelah dilakukan pengecekan di rumah pelaku, dan ternyata benar perangkat desa mendapati tubuh korban di kamar tidur dengan posisi terlentang dengan luka lebam di kepala.

"Ketika pertama kali dicek, korbannya terlentang di atas kasur terbungkus selimut warna biru. Dari hasil pemeriksaan terdapat luka lebam di bagian kepala," jelasnya.

Sedangkan dari pengakuan pelaku, kata Santoso, dirinya mengaku jika pembunuhan itu dilakukan karena sudah tidak dapat menahan emosi ketika cek cok dengan istrinya.

"Jasad korban telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr Koesma Tuban untuk kepentingan autopsi. Saat ini petugas masih penyidikan untuk dalami motif sesungguhnya dari pelaku MO," pungkas Santoso.

Editor : Aris S



Berita Terkait