Kolosal Mustika Pinilih Jadi Daya Tarik di Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto

© mili.id

Bupati Ikfina Fahmawati bersama Forkopimda dan jajaran dalam upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan Upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto yang dipimpin Bupati Ikfina Fahmawati di halaman pendopo, Kamis (9/5/2024).

Peperangan drama tari kolosal yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan disutradarai Settu (anggota DKD) ini menceritakan tentang terjadinya pemberontakan setelah dinobatkannya Tribhuwana Wijayatunggadewi menjadi penguasa ketiga dari Majapahit (Tahun 1328–1351).

Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Di antaranya pemberontakan Adipati Sadeng yang membuat kerusakan di sana sini. Hingga membuat Tribhuwana Tunggadewi turun langsung untuk menumpas pemberontakan tersebut hingga kembali bisa dipertahankan.

Jajaran Forkopimda dan seluruh tamu undangan terlihat kagum atas pertunjukan kolosal yang diperagakan 120 pelajar itu.

Ikfina sendiri sebagai seorang pemimpin perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto berharap agar nilai luhur peninggalan Kerajaan Majapahit tetap dilestarikan secara bersama-sama.

Bupati Ikfina Fahmawati bersama Forkopimda dan jajaran dalam upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)Bupati Ikfina Fahmawati bersama Forkopimda dan jajaran dalam upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

"Harapannya, yang pertama pasti bisa melestarikan nilai luhur peninggalan leluhur kita Kerajaan Mojopahit. Yaitu kebersamaan, persaudaraan, kesatuan dan persatuan," tutur Ikfina usai melaksanakan Upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto dengan tema 'Bersama, Berkarya, Berjaya'.

Ikfina meminta agar seluruh lapisan masyarakat bisa bersama-sama menumbuhkan rasa dan semangat kebersamaan, persaudaraan, kesatuan dan persatuan itu terpelihara di Bumi Majapahit.

Karena sinergitas itu yang menjadi modal dasar semua pihak agar bisa bergerak, berkarya untuk mencapai kemajuan di segala bidang. Agar bisa mencapai kejayaan seperti Majapahit.

Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

"Kita terus berkarya di seluruh bidang dan harus melibatkan semuanya. Dan harapannya kita betul-betul memperoleh kejayaan," harapnya.

Ikfina menambahkan, rangkaian hari jadi ini sudah dimulai sejak April. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan misalnya lomba barista, lomba tari, lomba salawat, dan beberapa kegiatan lainnya.

Rangkaian acara tersebut rencananya akan ditutup dengan ngontel bareng di Lapangan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (12/5/2024).

Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)Drama tari kolosal Mustika Pinilih menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelaksanaan upacara Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

"Kita akan tutup Hari Jadi Ke-731 ini dengan acara ngontel bareng Minggu besok di Gedek," imbuhnya.

Sekedar diketahui, resepsi Hari Jadi Ke-731 Kabupaten Mojokerto turut dihadiri Pj Wali Kota Mojokerto Moh. ALI kuncoro, Wabup Mojokerto Gus Barra, Ketua DPRD Aini Zuhro, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri, dan jajaran Forkopimda lainnya. (ADV)

Editor : Redaksi



Berita Terkait