Gaguk Tri Prasetyo menerima penghargaan DLG Awards 2024 di ajang ASKOMPSI. (Foto: dok. Diskominfo Kota Mojokerto)
Mojokerto - Kemampuan dan dedikasi Gaguk Tri Prasetyo dalam mengoptimalkan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Mojokerto, menghantarkan dirinya meraih predikat sebagai sekretaris daerah kota (sekdakot) terbaik dalam ajang Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Se-Indonesia (ASKOMPSI) Digital Leadership Government Awards (DLGA) 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Restuardy Daud di Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto nomor 1, Jakarta, pada Kamis (8/1/2024).
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diterima Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo tersebut.
Menurutnya penghargaan ini tidak hanya mencerminkan kinerja individu seorang Gaguk Tri Prasetyo tetapi juga keberhasilan kolektif tim di Kota Mojokerto.
"Sebagai konduktor dalam implementasi SPBE, peran seorang Sekda sangat krusial. Penghargaan ini merupakan cerminan dedikasi dan kerja keras Pak Gaguk dalam menyinergikan seluruh perangkat daerah di Kota Mojokerto,” ucap Ali.
Atas capaian tersebut Gaguk Tri Prasetyo merasa terhormat dan bersyukur. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Mas Pj sapaan akrab Ali Kuncoro dan seluruh perangkat daerah di Kota Onde-onde ini.
Baca juga: Bukan Juara Utama, Tapi Prestasi Christopher Kevin Yuwono Bikin Namanya Makin Bersinar
"Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan sinergitas yang telah diberikan oleh Mas Pj serta seluruh perangkat daerah. Tanpa kerja sama yang solid, pencapaian SPBE di Kota Mojokerto tidak akan mungkin terwujud," kata Gaguk.
Sosok yang pernah menahkodai Diskominfo dan Dinas Perhubungan ini berharap bahwa penghargaan ini bukanlah sebuah akhir. Akan tetapi menjadi sebuah motivasi tambahan bagi seluruh jajaran Pemkot Mojokerto untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan menerapkan inovasi teknologi secara lebih efektif.
"Kami akan terus berusaha dan berinovasi agar Kota Mojokerto tidak hanya menjadi pionir dalam implementasi SPBE tetapi juga mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Dari Panggung Gus Yuk 2026, Kota Mojokerto Titipkan Misi Promosi Pariwisata ke Generasi Muda
Dengan terselenggaranya DLGA ini Gaguk berharap bisa menjadi tambahan motivasi dan pendorong bersemangat bagi para Sekda untuk mengimplementasikan SPBE di daerah masing-masing.
"Semoga dengan even ini para Sekda di Indonesia lebih termotivasi dan semakin bersemangat untuk bersama-sama meningkatkan kematangan SPBE. Sehingga bisa menjadi pengungkit tercapainya percepatan transformasi digital di Indonesia," harapnya.
Keberhasilan Gaguk sebagai koordinator SPBE dapat terlihat dengan naiknya indeks SPBE Kota Mojokerto dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, indeks realisasi SPBE berada di angka 2,92. Di tahun berikutnya naik menjadi 3,32 dan di tahun 2023 mencapai 4,26.
Editor : Aris S
