Pencari Cumi Hilang di Pantai Teluk Terima Bali Ditemukan Tewas

Pencari Cumi Hilang di Pantai Teluk Terima Bali Ditemukan Tewas © mili.id

Jasad Fathul Qorib (21) dievakuasi petugas menggunakan kantong jenazah. (Istimewa)

Bali, mili.id - Upaya petugas SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Fathul Qorib (21) yang dilaporkan hilang ketika mencari cumi-cumi bersama dua rekannya di Pantai Teluk Terima, Buleleng, Bali, akhirnya membuahkan hasil.

Koordinator SAR Buleleng, Kadek Doni mengatakan, Fathul ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya mengambang di jarak 1 kilometer dari lokasi awal korban terkahir terlihat.

"Tim SAR gabungan menemukan tubuh Fathul Qorib mengambang dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (28/12/2024) pukul 13.30 WITA. Posisi penemuan berada kurang lebih 1 kilometer di utara lokasi kejadian," katanya, Sabtu (28/12/2024).

Jasad korban kemudian dievakuasi petugas untuk dibawa ke darat menggunakan rubber boat milik Brimob Batalyon C Gilimanuk yang turut bergabung dalam operasi pencarian tersebut.

"Pada pukul 14.45 WITA tim SAR gabungan sampai di darat, selanjutnya korban langsung dibawa menuju rumah duka oleh pihak keluarga," pungkasnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan mencari keberadaan Fathul Qorib (21), yang dilaporkan hilang ketika mencari cumi-cumi di Perairan Pantai Teluk Terima, Desa Sumberkelompok, Gerogak, Buleleng, Bali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, sebanyak 6 personel telah diterjunkan sejak pagi tadi, pasca menerima laporan dari Pos Polair Teluk Terima.

"Kami langsung gerakkan 6 personel ke lokasi untuk melakukan pencarian menggunakan rigid inflatable boat, bertolak dari Pelabuhan Celukan Bawang ke arah barat," katanya.

Sidakarya menjelaskan, awalnya Fathul mencari cumi-cumi bersama dua orang rekannya pada Jumat (27/12/2024) sekitar pukul 15.30 WITA di Pantai Teluk Terima.

Dalam pencarian cumi-cumi itu, mereka berbekal ban dalam mobil sebagai pelampung. Sehingga, ketiganya mengapung-apung di tengah lautan.

"Kurang lebih pukul 20.00 WITA angin berhembus kencang dari arah selatan namun tidak dihiraukan. Setelah angin reda, kedua temannya sudah tidak melihat keberadaan Fathul Qorib," pungkasnya.

Baca juga: Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang

Editor : Achmad S



Berita Terkait