Suasana depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (31/8/2025) pagi, dipadati warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung puing-puing sisa kerusuhan malam sebelumnya.
Surabaya,mili.id - Suasana depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (31/8/2025) pagi, dipadati warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung puing-puing sisa kerusuhan malam sebelumnya. Dari luar pagar, tak sedikit warga yang mengabadikan momen dengan ponsel mereka, meski bau hangus masih menyengat di udara.
Pantauan di lapangan, area depan Grahadi terutama di sekitar Press Room yang hangus terbakar kini hanya menyisakan rangka bangunan dan puing berserakan. Ruangan yang sehari-hari digunakan wartawan untuk bekerja sekaligus tempat parkir motor jurnalis itu kini rata dengan tanah.
Baca juga: Upacara HUT Jatim ke-80: Khofifah Tegaskan Semangat Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh

Kerumunan warga yang berhenti menonton membuat lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo sempat tersendat. Sejumlah kendaraan terpaksa melambat karena banyak pengendara berhenti untuk melihat kondisi pasca kerusuhan.
Baca juga: Cerita Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin Redam Massa Kerusuhan di Surabaya
Di tengah kondisi tersebut, aparat TNI dan kepolisian berjaga ketat. Petugas tampak bersiaga penuh di lokasi, memasang barikade, dan melarang warga mendekat lebih jauh ke titik kebakaran.

Baca juga: Provokator yang Ajak Massa Bakar Gedung Negara Grahadi Surabaya Diamankan
Kerusuhan ini menjadi yang kedua kalinya dalam dua malam terakhir. Sehari sebelumnya, Jumat malam (29/8/2025), massa juga sempat membakar sejumlah sepeda motor yang terparkir di kompleks Grahadi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait rentetan kerusuhan yang melanda Grahadi.
Editor : Erwin Muhammad
