23 September Tepat 178 Tahun Lalu Planet Neptunus Ditemukan

23 September Tepat 178 Tahun Lalu Planet Neptunus Ditemukan © mili.id

Ilustasi

Mili.id - Pada 23 September 1846, 178 tahun lalu tiga orang astronom yaitu Johann Gottfried Galle, Urbain Jean Joseph Le Verrier, dan John Couch Adams, menemukan planet Neptunus ketika melakukan observasi di Observatorium Berlin.

Dilansir dari history, saat itu Le Verrier memberitahu Galle tentang adanya sebuah planet setelah menghitung perkiraan lokasi dengan mempelajari gangguan yang disebabkan gravitasi pada gerakan Planet Uranus.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

Pada malam yang sama, Galle dan asistennya Heinrich Louis d'Arrest melakukan observasi planet tersebut selama 24 jam.

Dalam observasi itu, Galle memperhatikan pergerakannya mengorbit matahari, dan itu merupakan planet ke delapan, yakni Neptunus.

Diameter planet Neptunus sebesar 49.244 KM atau sekitar empat kali lebih besar dari planet Bumi. Jarak rata-rata planet Neptunus terhadap Matahari adalah 4,5 miliar kilometer atau 30 SA.

Cahaya Matahari membutuhkan waktu 4 jam untuk sampai ke planet Neptunus.

Baca juga: Mayat Misterius di Muara Tambak Wedi, Warga Surabaya Heboh

Sehingga planet ini dinobatkan sebagai planet yang sangat jauh dari Matahari setelah Pluto.

Neptunus membutuhkan waktu 165 tahun untuk mengelilingi Matahari sekali putaran. Pada tahun 2011, Neptunus menyelesaikan orbit 165 tahun pertamanya sejak penemuannya pada tahun 1846.

Sebagian besar massa planet biru ini terdiri dari cairan padat panas dari bahan-bahan “es” seperti udara, metana, dan amonia di atas inti kecil berbatu. Dari planet raksasa lainnya, Neptunus adalah yang terpadat.

Baca juga: April 2026 Dihiasi Fenomena Langit Spektakuler, dari Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrids

Neptunus tidak memiliki permukaan yang padat. Inti Neptunus terdiri dari besi, nikel, dan silikat, dengan massa sekitar 1,2 kali massa Bumi. Tekanan di inti Neptunus diperkirakan jutaan kali lebih besar daripada tekanan di permukaan bumi.

Seperti Uranus, penyerapan cahaya merah oleh metana di atmosfer adalah bagian yang memberikan Neptunus warna biru. Namun, warna biru langit cerah Neptunus berbeda dengan warna biru kehijauan Uranus.

Karena zat metana atmosfer Neptunus sama seperti Uranus, diperkirakan ada komponen yang tidak diketahui yabg diduga ikut berkontribusi pada warna Neptunus.

Editor : Aris S



Berita Terkait