Jakarta

Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar Global, Pemerintah Tegaskan Belum Ada Kenaikan Resmi

Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar Global, Pemerintah Tegaskan Belum Ada Kenaikan Resmi © mili.id

Mili.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa mekanisme penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi telah diatur dalam regulasi pemerintah dan mengikuti dinamika harga energi global.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai menghadiri forum bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin, merespons kabar yang beredar mengenai rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi sebesar 10 persen mulai 1 April 2026.

Baca juga: Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Juli 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Signifikan

Menurutnya, dalam Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 terdapat dua skema formulasi harga BBM, yakni untuk sektor industri dan nonindustri. Khusus BBM industri, penyesuaian harga berlangsung otomatis mengikuti mekanisme pasar tanpa harus diumumkan secara berkala.

“Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, BBM kategori industri umumnya mencakup bahan bakar beroktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98 yang digunakan oleh kalangan menengah ke atas serta sektor usaha. Karena tidak mendapat subsidi, perubahan harga pada jenis BBM ini tidak membebani anggaran negara.

“Selama mereka mampu dan memilih menggunakan BBM nonsubsidi, itu tidak menjadi tanggungan negara,” tegasnya.

Baca juga: Pertamina Ungkap Alasan Harga Pertamax Naik: Demi Jaga Stok BBM Tetap Aman

Meski demikian, Bahlil menekankan bahwa fokus utama kebijakan energi pemerintah tetap pada perlindungan masyarakat melalui BBM bersubsidi. Ia memastikan keputusan terkait harga BBM subsidi berada di tangan Presiden Prabowo Subianto, dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat.

“Saya yakinkan Bapak Presiden dalam mengambil kebijakan selalu memprioritaskan kondisi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Pertamina memastikan belum ada keputusan resmi terkait perubahan harga BBM nonsubsidi per 1 April 2026. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa informasi kenaikan harga yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Harga Pertamax Melonjak per 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” kata Baron.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada kanal resmi Pertamina guna memperoleh informasi yang akurat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menggunakan energi secara bijak di tengah dinamika harga energi global.

Editor : Redaksi



Berita Terkait