Mas Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro membeli buket mawar buatan warganya (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Senyum semringah tampak terlihat di wajah pasangan suami istri asal Lingkungan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Keduanya begitu senang, ketika tempat beristirahat sejenak dan penyimpanan bunga segarnya yang terletak di lorong gang sempit itu didatangi Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro pada Selasa (2/4/2024) sore.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Mas Pj Ali Kuncoro terlihat menghampiri penjual bunga yang biasa mangkal di depan alun-alun itu untuk bercengkrama, sekaligus membeli buket mawar dengan aneka warna. Dia membeli itu sebelum menyambangi dua anak yatim di sekitar lokasi.
"Ibu ngapain (pasutri sedang memangkas daun mawar untuk siap di jual). Mau dong dibuatkan tiga. Saya tunggu sini yah," sapa Mas Pj Ali Kuncoro yang memilih menunggu sembari duduk di teras.
Martiningsih (46), yang asyik merakit bunga mawar bersama suaminya Muhammad Munif (59) segera menyiapkan pesanan dari orang nomor satu di Pemkot Mojokerto tersebut.
Mas Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro membeli buket mawar buatan warganya
"Alhamdulillah senang banget, gak nyangka, senang aja. Ada bapak (Mas Pj Ali Kuncoro) sampai ke sini, tertarik sama bunga buat ngasih tetangga saya," tutur Martiningsih.
Baca juga: Bukan Juara Utama, Tapi Prestasi Christopher Kevin Yuwono Bikin Namanya Makin Bersinar
Ibu dua anak ini sengaja secara khusus membuatkan buket mawar berwarna merah, kream, putih, dan pink untuk Kadispora Jatim tersebut. Dua buket terdiri dari puluhan bunga mawar segar asal Kota Batu ini hanya dihargainya Rp300 ribu saja.
"Ada yang beli paling banyak Rp100 ribu ya anak muda-muda gitu. Ini tadi saya buatkan spesial pokoknya, biasanya satu tangkai Rp5 ribu," beber wanita yang juga nyambi juru parkir di sekitar Alun-alun Wiraraja setiap harinya bersama sang suami.
Ia mengaku, dengan menjadi tukang parkir dan nyambi berdagang bunga segar seperti mawar dan lavender di kota onde-onde sejak November 2023 lalu bisa membantu kehidupan keluarganya.
Baca juga: Dari Panggung Gus Yuk 2026, Kota Mojokerto Titipkan Misi Promosi Pariwisata ke Generasi Muda
Lantaran sehari saja bisa mendapatkan omzet hingga Rp300 ribu meski cuaca hujan turun. Belum lagi saat weekend, pendapatannya mencapai Rp600 ribu sehari.
"Masih (tukang parkir), tapi tetap jualan juga, gantian sama bapak. Pokok gak hujan omzet sehari bisa sampai Rp300 ribu hari biasa. Alhamdulillah bisa buat kehidupan sehari-hari dan sekolah anak," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
