Anggota Legislatif DPRD Jember terpilih periode 2024-2029 Indi Naidha.
Jember - Pasca diumumkan terpilih menjadi anggota Legislatif DPRD Jember Periode 2024-2029, caleg asal PDIP Indi Naidha memiliki niat salah satunya akan mengangkat derajat eks PSK di wilayah timur Kabupaten Jember.
perempuan yang dikenal juga sebagai sosok enterpreneur ini nantinya akan mengajar dan melatih para eks PSK untuk bekerja sebagai pembatik, sehingga dapat terlepas dari dunia kerja yang dinilai kurang baik itu.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Tegaskan, Manfaat Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Warga
"Saya sebagai seorang entrepreneur, juga memiliki niat untuk berkegiatan jika nantinya terpilih menjadi anggota dewan. Alhamdulillah niat itu terlaksana, saya lolos sebagai anggota DPRD Jember dan Insyaallah akan dilantik bulan Agustus depan. Saya akan berusaha mengangkat potensi wong cilik," kata Indi saat dikonfirmasi di tempat usahanya Batik Notohadinegoro, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jumat (12/7/2024).
Perempuan yang juga pengusaha penyewa alat berat itu mengatakan, saat mengetahui adanya lokasi eks lokalisasi di kawasan timur Jember. Ada niatan dirinya, untuk lebih memperhatikan para eks PSK di wilayah tersebut.
"Saya berinisiatif membuka peluang pekerjaan bagi mereka. Awalnya susah untuk diajak, namun saya terus meyakinkan mereka agar mampu menjadi perempuan yang merdeka," ucapnya.
"Diawali dengan mendatangkan rekan kerja dari Banyuwangi yang ahli membatik. Para eks PSK itu diberi edukasi dan ditanamkan jiwa kuat untuk mau mencari penghasilan lewat cara yang baik. Alhamdulillah upaya itu dapat terlaksana," sambungnya.
Baca juga: PDIP Surabaya Pilih RPH untuk Penyembelihan Kurban, Utamakan Higienitas
Namun diakui olehnya, proses untuk menjadi lebih baik itu tak mudah, masih ada beberapa orang mantan pekerja di dunia bisnis lendir itu yang masih bertahan dengan cara hidupnya secara sembunyi-sembunyi.
"Sehingga nantinya saat saya resmi duduk di kursi parlemen. Ada keinginan saya untuk bisa masuk di Komisi D yang membidangi persoalan sosial, dan bermitra dengan Dinsos Jember. Saya nanti akan berupaya untuk mencari solusi agar persoalan sosial ini bisa terpecahkan dengan baik," ulasnya.
Terkait usaha galeri batik yang juga dilakoninya, selain sebagai sebuah tempat usaha, nama besar Batik Notohadinegoro diakui olehnya cukup dikenal luas, bahkan sampai tingkat nasional.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
"Kami berkesempatan digunakan oleh ribuan peserta dan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Ir. Joko Widodo, pada pembukaan Musyawarah Nasional HIPMI. Dengan itu juga muncul brand Griya Batik Notonegoro,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember itu.
"Even tahunan JFC juga pernah kita ikut mensupport. Artinya usaha membatik ini positif, lewat membatik ini diharapkan juga mengatasi persoalan sosial. Bagi saudara-saudara kita eks PSK itu," imbuhnya.
Editor : Aris S
