Pemprov Jatim Pastikan Pengambilan PIN SPMB Tetap Bisa Tanpa SKL, Antrean Terpantau Lancar

Pemprov Jatim Pastikan Pengambilan PIN SPMB Tetap Bisa Tanpa SKL, Antrean Terpantau Lancar © mili.id

mili.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memastikan proses pengambilan PIN Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK negeri tetap dapat dilakukan meskipun calon murid belum mengantongi Surat Keterangan Lulus (SKL) dari SMP.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan pengambilan PIN SPMB bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai di SMAN 5 dan SMAN 9 Surabaya, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Khofifah Pastikan Koperasi Merah Putih Jamin Stok Sembako Masyarakat

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah menyebut proses pelayanan berjalan tertib dan tidak ditemukan antrean panjang seperti yang sempat terjadi pada tahun sebelumnya. Meski kedua sekolah tersebut termasuk favorit di Kota Surabaya, kondisi pelayanan terpantau cukup lengang.

“Kita bisa melihat ruangan tempat verifikasi cukup longgar. Antreannya cukup teratur dan kapasitasnya dibatasi,” kata Khofifah.

Pengambilan PIN SPMB berlangsung pada 28 Mei hingga 9 Juni 2026. Sementara itu, pendaftaran tahap pertama melalui Jalur Domisili SMA/SMK dijadwalkan pada 11–12 Juni 2026. Selanjutnya, tahap kedua untuk Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi Hasil Lomba akan dibuka pada 17–18 Juni 2026.

Menurut Khofifah, rata-rata setiap sekolah menyiapkan sekitar 10 operator untuk melayani calon murid. Langkah ini dinilai mampu mempercepat proses verifikasi dan mengurangi antrean.

Baca juga: Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Banyuwangi, Bukti Negara Hadir Putus Kemiskinan

“Operatornya rata-rata 10 orang, sehingga memungkinkan memberikan layanan lebih banyak kepada calon siswa. Kondisi ini juga bisa dilihat di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa setiap sekolah menyediakan kuota layanan hingga 200 pemohon per hari. Selain itu, pelayanan tetap dibuka pada akhir pekan dan hari libur guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Aries menambahkan, peluang calon murid untuk memperoleh PIN masih sangat besar. Hingga awal Juni 2026, jumlah calon murid yang telah berhasil mendapatkan PIN baru mencapai sekitar 91 ribu orang.

Baca juga: Prabowo Pimpin Panen Raya TNI, Khofifah: Jawa Timur Pilar Ketahanan Pangan Nasional

“Total pagu yang kami siapkan mencapai 1,49 juta PIN, sehingga kesempatan bagi calon murid untuk mengurus PIN masih sangat terbuka,” katanya.

Pada pelaksanaan SPMB tahun lalu, proses pengambilan PIN sempat menjadi sorotan akibat penumpukan antrean yang menyebabkan waktu tunggu cukup lama bagi calon murid maupun orang tua. Berbagai langkah perbaikan yang diterapkan tahun ini diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : Redaksi



Berita Terkait