Mili.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pantura (FORMATUR) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Kamis (16/7/2026). Mereka menyoroti dugaan praktik jual beli jabatan dalam proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam aksi tersebut, para demonstran menyampaikan orasi dan mendesak pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan secara terbuka terkait proses mutasi pejabat yang dinilai tidak transparan. Massa juga menuding adanya dugaan keterlibatan oknum di lingkaran pemerintahan dalam praktik tersebut.
Baca juga: Viral Pria Pamekasan Minta Ditandu Pakai Keranda Mayat, Sampaikan Pesan Mendalam
FORMATUR meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan jual beli jabatan yang disebut mencederai prinsip meritokrasi dalam birokrasi. Mereka menilai proses pengisian jabatan seharusnya dilakukan berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja, bukan karena kepentingan tertentu.
Baca juga: Wisata Madura yang Lagi Hits, Dari Pantai hingga Keindahan Sunset
Selain itu, massa mendesak Pemkab Pamekasan untuk memastikan seluruh proses rotasi dan mutasi pejabat berlangsung secara profesional, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Baca juga: Kirab Api Porprov Jatim 2025, KONI Ambil Api dari Pamekasan
Aksi demonstrasi berlangsung di depan Kantor Pemkab Pamekasan dengan pengawalan aparat kepolisian. Hingga aksi berakhir, situasi tetap berlangsung tertib dan kondusif.
Editor : Redaksi
