Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan © mili.id

Mili.id – Warga Jatipurwo RT 09, RW 13, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dibuat geram dengan temuan kabel yang diduga dipasang di dalam saluran drainase. Keberadaan kabel tersebut dituding menjadi penyebab tersumbatnya aliran air hingga memicu banjir saat hujan deras mengguyur kawasan permukiman.


Temuan itu terungkap ketika warga bersama pengurus lingkungan menggelar kerja bakti membersihkan saluran air pada Sabtu (18/7/2026). Bukannya mendapati saluran yang bersih, mereka justru menemukan kabel yang melintang di dalam gorong-gorong dan menghambat proses normalisasi drainase.

Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya


Saleh, Ketua RW setempat mengatakan, warga awalnya hanya ingin membersihkan saluran agar aliran air kembali lancar. Namun, mereka dikejutkan dengan keberadaan kabel yang berada tepat di dalam gorong-gorong.


"Awalnya warga kerja bakti supaya saluran lancar. Setelah dicek ternyata ada kabel di dalam gorong-gorong yang menghalangi aliran air," ujarnya.


Yang menjadi sorotan, hingga kini tidak diketahui siapa pihak yang memasang maupun memberikan izin atas pemasangan kabel tersebut. Bahkan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua RW, tidak pernah ada pemberitahuan ataupun permohonan izin dari penyedia layanan.


"Selama saya menjabat sebagai Ketua RW tidak pernah ada izin. Tahu-tahu kabel itu sudah terpasang," tegasnya.


Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan pemasangan kabel diduga dilakukan secara diam-diam pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 WIB. Dugaan itu membuat warga mempertanyakan legalitas pemasangan jaringan utilitas tersebut.


Akibat keberadaan kabel di dalam saluran, proses pembersihan drainase tidak bisa dilakukan secara maksimal. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air gagal mengalir lancar hingga meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Wonokromo, Area Akan Dimanfaatkan untuk Perluasan TPS


"Kalau musim hujan air masuk ke rumah warga. Saluran tidak bisa dibersihkan maksimal karena terhalang kabel," keluhnya.


Persoalan ini, lanjutnya, sebenarnya bukan hal baru. Temuan serupa pernah dilaporkan kepada pemerintah kelurahan saat lurah sebelumnya masih menjabat.

Namun hingga kini belum ada tindakan nyata maupun penertiban terhadap kabel yang berada di dalam saluran drainase.


Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya bersama instansi terkait segera melakukan investigasi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan kabel tersebut, sekaligus menertibkan seluruh jaringan utilitas yang mengganggu fungsi drainase.

Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Surabaya "Bermain", Sembunyikan Hasil Lab


Mereka berharap saluran air dikembalikan pada fungsi utamanya agar tidak lagi menjadi penyebab banjir di lingkungan permukiman.


"Harapan kami sederhana, jangan sampai ada lagi kabel di dalam gorong-gorong. Saluran harus bersih supaya air mengalir lancar dan rumah warga tidak lagi kebanjiran," pungkasnya.


Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut lemahnya pengawasan terhadap pemasangan jaringan utilitas di kawasan permukiman. Jika benar dilakukan tanpa izin dan mengganggu fasilitas umum, warga meminta pemerintah tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab.

Editor : Redaksi



Berita Terkait