Bapaslon Wali kota-Wakil Wali Kota Ika Puspitasari-Rahman Sidarta Arisandi mampir ke DPC PDIP Kota Mojokerto sebelum ke DPD PDIP Jatim.
Mojokerto - Bapaslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Ika Puspitasari-Rahman Sidarta Arisandi kembali mendapatkan empat rekom partai pengusungnya, yakni, PKS, Gerindra, PAN, dan PDIP.
Bahkan, kali ini Rahman yang sudah resmi menanggalkan pakaian ASN-nya mulai tampil mendampingi Ning Ita sapaan akrab mantan Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 menerima B.1-KWK empat partai tersebut sejak Rabu (21/8/2024).
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Tegaskan, Manfaat Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Warga
Ning Ita dan Rahman terlihat pula datang ke DPC PDIP Kota Mojokerto untuk berangkat bersama para kader partai berlambang moncong putih itu ke DPD PDIP Jatim dalam rangka menerima tiket resmi melenggang ke Pilkada 2024, Kamis (22/8/2024).
"Yah hari ini, kami berdua akan menerima model B.1-KWK dari PDIP buat bekal Pilkada Kota Mojokerto 2024. Yang sedianya akan diserahkan di DPD Jatim bersama dengan bacalon lain di Jatim," ujar Ning Ita.
Ning Ita mengaku kesiapan dokumen-dokumen persyaratan pendaftaran ke KPU Kota Mojokerto sudah selesai dipersiapkan, hanya menunggu semua tiket parpol tuntas diterima dirinya dan Rahman Sidarta Arisandi.
Pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto akan dibuka pada 27 hingga 29 Agustus 2024 nanti, atau tinggal lima hari lagi.
Baca juga: PDIP Surabaya Pilih RPH untuk Penyembelihan Kurban, Utamakan Higienitas
“Semuanya sudah, sesuai dengan persyaratan dari PKPU, sudah kita lengkapi semuanya. Tinggal menunggu tuntas semua B.1-KWK dari parpol-parpol,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kota Mojokerto.
Sementara, Rahman saat dikonfirmasi misi dirinya yang terlihat serius mendampingi Ning Ita maju di Pilkada 2024 tak lain ingin memperluas wilayah kebaikan.
“Kepentingan saya hanya satu, yaitu memperluas kebaikan saja. Tidak ada tendensi apapun yang saya gagas atau saya pikir,” ungkap Rektor Unim Mojokerto ini.
Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto
Ia juga mengaku telah mundur dari ASN untuk bisa maju bersama Ning Ita di Pilkada 2024 kali ini.
"Saya sudah mundur, tanggal suratnya saya lupa, tetapi kita sudah sampai keterangan LLDIKTI (lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah). Tinggal nunggu dari BKN (badan kepegawaian negara) dan itu sudah cukup untuk pendaftaran," pungkasnya.
Kini pasangan Ning Ita-Rahman telah mengantongi surat rekomendasi dari 6 partai politik (Parpol). Yakni, Demokrat, PKS, Gerindra, PAN, PPP, dan PDIP. Tersisa dua partai lagi yang digadang-gadang bakal menyerahkan Rekom dalam waktu dekat, ada NasDem dan Golkar.
Editor : Aris S
