Personel Titik Kuat Batas Batu Satgas Yonif 503/Mayangkara Koops Habema melayani masyarakat Batas Batu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua Pagunungan. (Satgas Yonif 503/Mayangkara)
Mojokerto - Filariasi atau dikenal kaki gajah cukup menjadi momok di tengah masyarakat Indonesia. Tak terkecuali di Batas Batu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Ini menarik perhatian personel Titik Kuat Batas Batu Satgas Yonif 503/Mayangkara Koops Habema untuk mencegah masyarakat terkena penyakit yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui gigitan nyamuk.
Personel Para Raider yang bermarkas di Kecamatan Mojosari, Mojokerto ini bergerak cepat merangkul Puskesmas Mumugu dalam melaksanakan pelayanan pengobatan gratis filariasis di distrik tersebut.
"Kami bersama Puskesmas Mumugu melaksanakan kegiatan pengobatan gratis filariasis sejak Sabtu lalu," ujar Kapten Inf Galih Widiharyo, pada mili.id, Senin (28/10/2024).
Pengobatan gratis ini pun menarik masyarakat dari Batas Batu dan sekitarnya. Selain itu, pihaknya melakukan sosialisasi pentingnya 3M plus, yaitu mengenakan baju dan celana panjang, tidur dalam kelambu, membersihkan genangan air di sekitar rumah, dan mengoleskan losion anti nyamuk. Filariasis dapat menyerang hewan maupun manusia.
"Harapannya dengan adanya kegiatan pengobatan filarisasi gratis ini dapat mencegah masyarakat terkena penyakit itu, ataupun yang terkena gejalanya dapat tertangani dengan baik, dan mencegah menjadi tambah parah," pungkasnya.
Baca juga: Kirab Budaya Mojo Bangkit, Saat Jalanan Kota Mojokerto Menjelma Panggung Kejayaan Majapahit
Editor : Achmad S
