Tim SAR gabungan melakukan pencarian di Selat Bali (Foto: Basarnas)
Banyuwangi, mili.id - Korban tewas akibat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali menjadi 7 orang.
Jumlah itu bertambah setelah Tim SAR kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal pada hari kelima pencarian, Minggu (6/7/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca juga: Korban Tewas Akibat KMP Tunu Pratama Jaya Jadi 15 Orang, 20 dalam Pencarian
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R. Eko Suyatno selaku SMC mengatakan bahwa jenazah tersebut ditemukan tim KRI Tongkol 517 dalam kondisi terapung.
"Lokasi penemuan jenazah ini berjarak sekitar 5,7 hingga 6 mil laut dari lokasi kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya," ungkap Eko Suyatno.
Meski kondisi gelombang di lokasi penemuan jenazah cukup tinggi, tapi evakuasi berhasil dilakukan dengan menggunakan perahu karet KRI Tongkol 517.
Setelah dievakuasi ke darat melalui Dermaga Pusri, jenazah dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk dilakukan identifikasi oleh tim Biddokkes Polda Jatim.
Baca juga: Berlanjutnya Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya dan Asa di Tengah Gelombang
"Hasil identifikasi awal yang dilakukan oleh tim Biddokkes Polda Jatim, jenazah berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan sekitar 170 sentimeter, menggunakan kaos oblong warna biru dan celana pendek warna cokelat," terang Eko Suyatno.
Eko Suyatno menjelaskan bahwa sudah dilakukan langkah-langkah sesuai prosedur dengan pemberian label di dalam body pack, untuk memudahkan dalam mengidentifikasi ketika antem-mortem dilakukan.
Pada hari kelima operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya ini, tim SAR gabungan telah mengerahkan sekitar 612 personel gabungan, beserta dengan sejumlah alut SAR udara, laut, darat dan bawah permukaan.
Baca juga: Update Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam: 12 Orang Tewas, 30 Selamat
Dalam pencarian di laut, daerah penyisiran diperluas hingga sejauh 30 mil laut ke arah selatan. Ada penguatan satu alut dari Guspurla Koarmada II, yaitu KRI Marlin yang pada hari kelima pencarian ini telah bergabung dan melaksanakan operasi pencarian.
Kendala yang dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi cuaca perairan selat Bali yang tidak bersahabat. Di mana menurut data BMKG, cuaca berawan hingga hujan ringan, kecepatan angin berkisar diantara 4-20 knots, ketinggian gelombang di kisaran 0,5-2 meter, visibility 3-8 km, serta kecepatan arus 1,5 - 2 m/s ke arah selatan.
Dengan penemuan satu jenazah ini, maka jumlah korban tewas dalam tenggelamnya KMP Tunu Ini menjadi 7 orang. Ditemukan selamat 30 orang dan masih dalam pencarian 28 orang bila merujuk manifest dengan total 65 orang.
Editor : Narendra Bakrie
