Emil Dardak bersama Arumi usai Salat Id
Mili.id - Usai Salat Id di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya berjamaah, Plt. Gubernur Jawa Timur juga melakukan peninjauan beberapa jenis sapi, yang akan dikurbankan.
Direncanakan, penyembelihan akan dilakukan esok hari pada, Senin besok. Pada momen tersebut, Emil menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir dan ragu untuk berkurban meski ditengah wabah PMK, karena Pemprov Jatim akan terus mengawasi.
"Ada 17 ribu titik se Jawa Timur yang sudah didaftarkan dinas kab/kota non RPH tempat memotong hewan ternak. Bahkan hari ini bertambah lagi dua ribu dan ini sudah terpantau. Artinya satu paramedic atau veteriner mengawasi lebih dari 1 titik," kata Emil.
Baca juga: Grahadi Membara! Demo Indonesia Sekarat Berujung Ricuh
Menurut Emil, keyakinan untuk mengajak masyarakat untuk tak ragu berkurban, juga dikarenakan saat ini kondisi penyebaran wabah PMK dari hari ke hari mengalami penurunan. Meski demikian, Emil terus mengingatkan, agar para peternak tidak lengah.
"Yan tak kalah penting, kami mengapresiasi kerja keras verteriner dan para medic. Mereka terus menerus melakukan pemeriksaan sehingga dari dari beberapa titik sample yang kami datangi, seperti di RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Pegirikan Surabaya, serta Islamic Center yang merupakan titik kumpul dari 50 sapi dari berbagai penjuru," kata Emil.
Serta yang tak kalah pentingnya, lanjut Emil yakni disediakannya pemeriksaan dengan proses antemortem serta pemeriksaan pra penyembelihan yang dilakukan 12 hingga 24 jam dan tidak ditemukan satupun tanda-tanda PMK.
"Masyarakat mohon dipatuhi peraturan yang berlaku. Pastikan tempat-tempat yang menyembelih hewan ini, memang sudah melakukan penyembelihan baik antemortem dan pos mortem," pesan Emil.
Seperti diketahui, tahun ini, Presiden Joko Widodo memberikan jenis sapi kurban dengan jenis Simental, yang memiliki berat 1,2 Ton serta umur Poel 1 pasang dengan tinggi pundak 151 cm, panjang badan 187 cm dan lebar dada 256 cm yang berasal dari desa Sukapura Kec Sukapura, Kab. Probolinggo.
Sementara itu, Sapi Qurban dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yakni jenis Simental berwarna merah dengan usia 5 tahun. Memiliki bobot 1.050 Kg, dengan tinggi gumba 160 cm, panjang badan 195 cm dan lingkar dada 231 cm yang berasal dari Desa Kanten, Kec. Trucuk, Kab. Bojonegoro.
Selanjutnya, jenis Sapi Qurban dari Plt Gubernur Jawa Timur sendiri merupakan jenis Simental dengan warna merah, berumur 2,5 tahun. Memiliki berat badan 950 kg dengan tinggi gumba 147 cm, panjang badan 180 cm dan lingkar dada 217 cm yang dibeli dari peternak asal Kec. Trucuk, Kab. Bojonegoro.
Pada kesempatan tersebut dilakukan pula prosesi penyerahan hewan qurban dari Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Timur kepada Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Total di tahun ini, jumlah hewan kurban yang diamanahkan untuk dilakukan penyembelihan di MAS yakni sebanyak 26 sapi dan 57 kambing. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan tahun lalu meski ditengah wabah PMK.
Baca juga: Khofifah Dorong Regenerasi Reog Lewat Prestasi Kyai Lodra
Editor : Redaksi
