Warga Dusun Krajan Jember Diteror Monyet Liar, Anak-anak hingga Lansia Jadi Korban

Warga Dusun Krajan Jember Diteror Monyet Liar, Anak-anak hingga Lansia Jadi Korban © mili.id

Salah seorang lansia yang kakinya berdarah akibat cakaran monyet liar. (Dok. Tangkapan layar).

Jember, mili.id - Monyet liar meneror warga Dusun Krajan, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Teror itu berupa penyerangan dan terjadi sebulan terakhir ini.

Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi

"Ngeri mas, monyetnya nyerang warga. Itu sudah sebulanan ini," ungkap Khoirul, warga setempat, Kamis (18/9/2025).

Ia mengatakan, awalnya monyet liar itu menyerang anak-anak kecil hingga terluka.

Tak puas melukai anak-anak, sang monyet juga menyerang para lansia.

"Yang terbaru ini malah ustaz yang diserang. Meresahkan mas," kata Khoirul.

"Setahu saya, ada 6 orang yang menjadi korban," tambahnya.

Khoirul mengatakan, monyet tersebut sebelumnya sempat menyerang monyet peliharaan warga.

Baca juga: Pemprov Jatim Luncurkan Beasiswa 2026, Siapkan 1.100 Kuota hingga Doktor dan Al-Azhar Mesir

Namun, belakangan justru berbalik menyerang manusia. Warga menduga hewan itu berasal dari kawasan perkebunan di sekitar desa dan terganggu habitatnya.

"Kebanyakan warga digigit kakinya. Sampai berdarah banyak," jelasnya.

"Warga di sini sempat menghalau dengan senapan angin, tapi monyetnya lari. Dia pindah-pindah tempat. Korban paling banyak di RT 02 RW 02 Dusun Krajan. Kadang monyetnya juga muncul ke dusun lain tapi sejauh ini belum ada korban di sana," tammbah Khoirul.

Untuk mengusir monyet liar itu, warga melapor ke petugas Damkar hingga pihak kepolisian.

Baca juga: Expo Konstruksi Jatim 2026 Digelar, Tampilkan Inovasi Teknologi dan Material Bangunan Masa Depan

Terpisah, Kapolsek Sukorambi, AKP Sudarsono membenarkan laporan terkait serangan monyet liar tersebut.

Pihak kepolisian telah menurunkan anggota ke lokasi untuk membantu warga.

"Warga memang resah karena ada yang jadi korban dan lukanya cukup parah akibat gigitan dan cakaran," kata Sudarsono.

Hingga kini, monyet liar yang meresahkan itu masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Editor : Zain Ahmad



Berita Terkait