Mili.id - Hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran dimanfaatkan sebagai momentum membangun semangat belajar siswa. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama Wali Kota Depok Supian Suri memberikan motivasi langsung kepada para siswa di SMP Negeri 2 Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan pesan penting terkait pemanfaatan teknologi di kalangan pelajar. Ia mengingatkan agar siswa tidak terjebak penggunaan gawai yang tidak produktif.
Baca juga: Wali Kota Depok Supian Suri Buka Liga Jabar Istimewa, Depok Siap Cetak Bintang Sepak Bola Muda
“Jangan habiskan waktu berselancar di dunia maya yang tidak ada manfaatnya. Gunakan teknologi untuk mendukung keberhasilan studi Anda,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Depok, jajaran Dinas Pendidikan, serta para guru yang terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
Seiring dengan terbitnya kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, Abdul Mu’ti menekankan bahwa kunci kesuksesan tidak terletak pada intensitas penggunaan internet, melainkan pada disiplin diri dan kemampuan mengelola waktu.
Para siswa pun didorong untuk mengubah fungsi gawai dari sekadar hiburan menjadi sarana pengembangan diri. Kreativitas, menurutnya, akan tumbuh jika teknologi dimanfaatkan secara positif dan terarah.
Baca juga: 445 Jemaah Haji Depok Kloter Perdana Diberangkatkan, Wali Kota Titip Pesan Jaga Kesehatan
Selain itu, Mendikdasmen menyoroti pentingnya penguasaan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Dunia ke depan ditentukan oleh mereka yang memiliki kemampuan di bidang teknologi. Karena itu, kalian harus terus mengikuti perkembangan dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.
Dalam arahannya, Abdul Mu’ti juga mengingatkan bahaya nyata yang mengancam generasi muda, seperti judi online dan narkoba. Ia menegaskan bahwa kedua hal tersebut dapat merusak fisik maupun masa depan pelajar.
Baca juga: Supian Suri Apresiasi Pesan Presiden: "Hakikat Merdeka adalah Rakyat Sejahtera"
Tak hanya itu, siswa juga diimbau menjunjung tinggi nilai kesantunan serta menjauhi segala bentuk kekerasan dan perundungan, baik secara langsung maupun di dunia digital.
“Hindari kekerasan dalam bentuk apa pun. Jadilah generasi yang santun, berakhlak mulia, serta mampu menjaga hubungan baik dengan sesama,” pesannya.
Ia menutup dengan mengajak para siswa untuk terus memperkuat iman dan takwa, menghormati guru serta orang tua, mencintai ilmu pengetahuan, dan membangun persahabatan yang harmonis sebagai bekal meraih masa depan.
Editor : Eka Ardimiyati
