Minggu atau Ahad Berdasarkan Emitologi dan Perimbon Jawa

Minggu atau Ahad Berdasarkan Emitologi dan Perimbon Jawa © mili.id

Ilustrasi

Mili.id - Berdasarkan nomor standar ISO 8601 Organisasi Standardisasi Internasional, Minggu merupakan hari ketujuh dalam hitungan hari dalam seminggu. 

Metode ini untuk merepresentasikan penanggalan dan waktu telah digunakan semenjak 1988.

Baca juga: Keistimewaan Weton Selasa Legi: Pintar Kelola Keuangan, Juga Berwibawa

Etimologi

Kata 'Minggu' diambil dari bahasa Portugis, Domingo atau dalam bahasa Latin dies Dominicus, yang berarti "dia do Senhor" atau "hari Tuhan kita". 

Sedangkan dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu.

Baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai Minggu.

Selain Minggu tentunya kita juga mengenal Ahad, Kata ini berasal dari bahasa Arab (Ibrani: אֶחָד 'eḥāḏ‎, bahasa Arab: الأحـد‎ ahad‎). 

Dalam bahasa Ibrani kata ini berarti' satu' atau 'pertama'.

Bagi umat Kristen, hari Minggu identik dengan Hari Tuhan dan hari kebangkitan, selain hari peristirahatan dan hari untuk beribadah (anak-anak pergi ke ibadah sekolah minggu). 

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Lantai 2 RS Darmo Surabaya, Diduga Akibat Konsleting Treadmill

Hal ini bersumber dari tradisi Sabat atau hari perhentian bagi orang Yahudi yang jatuh pada hari ketujuh (Sabtu). 

Hari peristirahatan tersebut bergeser pada hari pertama sejak peristiwa Kebangkitan Yesus yang terjadi pada hari pertama (hari Paskah). 

Sehingga seiring berjalannya waktu, gereja mula-mula memperingati hari Minggu sebagai hari perhentian bagi orang Kristen sekaligus hari peringatan akan kebangkitan Yesus.

Pada tanggal 7 Maret 321, Kaisar Konstantinus I, menetapkan Minggu sebagai hari peristirahatan bangsa Romawi. 

Baca juga: Daftar Weton yang Disebut Sulit Kaya, Nomor 4 Bikin Sedih

Para reformator gereja, Luther dan Calvin memandang hari Minggu sebagai institusi sipil yang dibuat oleh manusia, yang menyediakan waktu bagi manusia untuk beristirahat dan beribadah.

Minggu di Jawa

Menurut primbon jawa, weton kelahiran hari minggu memiliki karakter elemen logam yang artinya berani, periang, keras kepala, independent, ceria dan kreatif.

Orang dengan weton kelahiran Minggu memiliki fisik yang kuat, tangguh, dan tipe pekerja keras dan disimbolkan dengan lambang hewan primata yakni lincah, kuat dan juga gesit, rasa percaya diri yang tinggi, memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat baik, dan orang yang memiliki kecerdasan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait