Personel Polda Jatim menggelar apel sebelum berangkat disebar ke daerah rawan (Humas Polda Jatim for Mili.id)
Surabaya - Sebanyak 1.013 personel Polda Jatim dikirim ke Ppolres jajaran yang membutuhkan penebalan pasukan dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024, Minggu (11/2/2024).
Sebelum diberangkatkan ke daerah yang telah dipetakan, Polda Jatim menggelar apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Imam mengatakan, personel yang disebar ke daerah-daerah Jatim itu mengemban amanah besar lewat Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Semeru 2023-2024.
"Nanti personel personel ini akan ditempatkan di TPS-TPS yang membutuhkan penebalan. Mudah-mudahan tiga hari ke depan semua terkonsolidasi dengan baik," katanya.
Hasil pemetaan yang sudah dilakukan jauh-jauh hari, Imam mengungkap daerah rawan tersebut berada di wilayah Banyuwangi, Madura dan Blitar. Sementara ada 137 TPS rawan yang mayoritas berada di Madura.
"Kita belajar dari tahun 2019. Dulu di Madura ada kotak suara hilang, diadakan PSU lagi kemudian bentrokan pendukung yang fanatik antara pendukung Paslon Capres maupun Cawapres sampai berdampak pembakaran Polsek di Sampang," lanjutnya.
Dilain sisi, Imam nengapresiasi beberapa Polres yang salah satunya Polrestabes Surabaya karena sudah membuat inovasi untuk menggugah generasi millenial supaya tertarik menuju ke TPS yang sudah ditentukan dan menyalurkan suaranya.
Inovasi tersebut yakni hasil kolaborasi dengan beberapa pihak yang memberikan 100 porsi makan gratis bagi pemilih millenial setelah menunjukkan bukti usai melakukan pencoblosan pada 14 Februari 2024 besok.
"Saya mengimbau kepada generasi muda ayo sukseskan pemilu dengan mendatangi TPS. Mudah mudahan partisipasi pemilih dalam pemilu 2024 melebihi tahun 2019 lalu," pungkasnya.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Dalam apel tersebut, Imam menekankan beberapa hal dalam pengamanan Pemilu 2024 sebagai berikut:
Ada beberapa penekanan Kapolda Jatim kepada pasukan personel dalam rangka Pam TPS antara lain;
1. Jalin sinergitas dan kolaborasi yang baik dengan TNI, Pemerintahan setempat instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat guna terciptanya keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pungut dan hitung suara.
2. Laksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur, pegang teguh profesionalisme dan komitmen netralitas Polri.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
3. Lakukan pengenalan karakteristik wilayah serta lakukan deteksi dini terhadap wilayah di mana saudara-saudara di BKO-kan.
4. Jangan melakukan segala perbuatan yang kontraproduktif, sikapi setiap situasi di lapangan secara responsif, cepat, efektif dan tegas serta terukur, sesuai prosedur tetap.
5. Selalu berpedoman buku saku yang telah dibagikan sebagai panduan praktis, sebagai petugas pelaksana pengamanan TPS.
6. Agar seluruh personel senantiasa menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas pengamanan.
Editor : Achmad S
