Polisi Bakal Tindak Tegas Penimbun Beras di Kota Mojokerto

Polisi Bakal Tindak Tegas Penimbun Beras di Kota Mojokerto © mili.id

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri bersama PJ Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro sidak ke gudang Perum Bulog Jatim di Jalan Raya RA. Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/2/2024). Foto : (Nana/mili.id)

Mojokerto - Polres Mojokerto Kota bakal bentuk Satgas Pangan dan menindak tegas oknum pedagang yang nekat menimbun beras di Kota Onde-onde ini, baik medium maupun premium jelang Ramadan maupun Hari Raya Idulfitri.

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri saat sidak stok beras medium maupun premium bersama PJ Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro di Gudang Perum Bulog Jatim di Jalan Raya RA Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/2/2024).

Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto 

"Ini nanti Kasatreskrim akan buat Satgas Pangan, kita mengikuti dari Polda. Kita buat timnya nanti ada dari Pemkot, Disperindag, dan Bulog," ujar lulusan Akpol 2004 ini.

Daniel menjelaskan, penimbun beras bakal ditindak dan dijerat dengan UU perdagangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penegakan hukum terhadap para penimbun beras ini, bertujuan untuk mengatasi gangguan terhadap stabilitas harga dan pasokan beras.

"Undang-undang perdagangan lima tahun lah (ancaman hukuman)," tegas Daniel.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

PJ Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengamini langkah Polres Mojokerto Kota untuk membentuk Satgas Pangan sebagai langkah antisipasi gangguan stabilitas harga dan pasokan beras jelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri nanti.

"Pak Kapolres kalau ada pedagang nakal yang menimbun maka saya minta pelaku tindak tegas,“ pungkas Mas PJ sapaan akrab warganya ini.

Sementara, Kepala Gudang Bulog Sooko Udiyanto menambahkan, saat ini stok beras medium dan premium aman hingga enam bulan ke depan dengan total mencapai 3.300 ton. Meliputi distribusi Kota/Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang.

Baca juga: Ayah Tiri Nekat Cabuli Anak Istri di Mojokerto, Dipolisikan Keluarga

Pasokan beras medium sendiri berasal dari Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Pakistan. Sedangkan beras premium berasal dari hasil panen petani di Indonesia.

"Stok di gudang ada 3.300 ton, medium maupun premium. Diperkirakan aman untuk enam bulan ke depan," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait