Sosok KH Abdul Hamid Wahid dan H Tohari yang diunggah PKB Bondowoso. (Instagram @pkb_bondowoso)
Bondowoso - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikabarkan bakal mengusung KH Abdul Hamid Wahid - H. Tohari sebagai pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Bondowoso periode 2024-2029.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Hal ini dikuatkan dengan unggahan Instagram PKB Bondowoso pada Rabu (17/4/2024).
Di akun resmi itu, terpampang sosok KH Abdul Hamid Wahid dan H. Tohari dengan logo PKB di sebelah kiri atas.
Keduanya disebutkan dengan nama Ra Hamid - Tohari dan memiliki akronim RATOH.
Dalam bahasa Madura, Ratoh artinya Ratu alias pemimpin atau penguasa.
"Bismillah. Berkah untuk Bondowoso," tulis akun Instagram @pkb_bondowoso dengan menyematkan hastag Bupati Bondowoso 2024.
Diketahui, KH Abdul Hamid Wahid adalah pengasuh Ponpes Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Sedangkan H Tohari merupakan alumnus santri di ponpes yang sama.
Kini H Tohari menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bondowoso dan terpilih sebagai anggota DPRD setempat selama 4 periode.
Paslon RATOH adalah kombinasi antara sosok guru dan murid yang diusulkan ke DPP PKB untuk memimpin Bondowoso periode 2024-2029.
Unggahan ini cukup mengejutkan publik, sebab sedari awal yang digadang-gadang bakal diusung sebagai Bacabup Bondowoso adalah H. Ahmad Dhafir.
H Ahmad Dhafir adalah ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso dan menjabat sebagai Ketua DPRD Bondowoso 4 periode beruntun.
Pada pileg 2024 tahun ini, H Ahmad Dhafir terpilih kembali sebagai anggota DPRD Bondowoso.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Menggenapi angka 8 periode berturut-turut ia diberi amanah oleh rakyat sejak tahun 1993.
Di bawah kepemimpinan H Ahmad Dhafir, DPC PKB Bondowoso superior di parlemen.
Tiga periode Pileg sejak tahun 2014, PKB merajai dengan perolehan 12 kursi (2014-2019), 14 kursi (2019-2024) dan 16 kursi (2024-2029) dari total 45 kursi DPRD yang tersedia.
Mili.id mencoba mengonfirmasi perihal munculnya paslon RATOH kepada para pihak yang bersangkutan.
Sayangnya, baik H Ahmad Dhafir dan H Tohari belum berkenan memberikan keterangan kepada media.
Tetapi narasumber internal PKB menyebut jika pilihan RATOH adalah sebuah keputusan resmi yang diusulkan DPC ke DPP.
"Pak ketua (H Ahmad Dhafir) sudah memutuskan Ra Hamid dan Pak Tohari diusulkan untuk diusung oleh DPC PKB Bondowoso dalam proses kontestasi Pilkada 2024," jawab narasumber internal yang enggan disebutkan namanya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Menurutnya, kedua sosok ini merupakan pilihan terbaik dari PKB untuk masyarakat kabupaten Bondowoso.
"Ra Hamid kader terbaik NU dan Pak Tohari Kader terbaik PKB," terangnya.
Sebelumnya, PKB seolah membuka ruang koalisi yang luas dengan partai politik (parpol) lain.
Lazimnya dengan memadukan 2 tokoh di kursi P1 dan P2 dari usungan 2 parpol berbeda.
Misalnya, PKB di kursi P1 dan kursi P2 dari parpol koalisi lainnya.
Namun dengan diusungnya 2 kader PKB sekaligus sebagai Cabup-cawabup Bondowoso, akankah PKB merasa sangat percaya diri bertarung tanpa koalisi.
Editor : Aris S
