Gubernur Jatim Khofifah Pantau Mudik Gratis di Pelabuhan Jangkar Situbondo
Senin, 24 Mar 2025 19:41 WIBProgram ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur.
Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur.
Mudik gratis ini akan dilaksanakan sebanyak 3 trip, yaitu pada tanggal 16, 18, dan 24 Maret 2025.
Pengamanan kepulangan santri akan berlanjut secara bertahap melalui jalur laut di Pelabuhan Jangkar.
Dari jumlah manifest sebanyak 61 orang, sebanyak 25 orang penumpang merupakan rombongan pengantar pengantin asal Kampung Kenok, Desa Parambenan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura.
Pengerjaan proyek tersebut membuat beberap bangunan warga rusak, dan pipa yang menyalurkan air bersih untuk warga sejak ratusan tahun lalu menjadi bocor.
Agar kasus serupa tidak terulang lagi dan sebagai upaya antisipasi, diharapkan kepada para sopir untuk cek kondisi kendaraannya sebelum berangkat.
Kedua terduga calo tiket online kapal feri tujuan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura itu, diamankan saat melakukan aktivitasnya di area Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat praktik calo.
Karena pemudik sulit untuk mendapat tiket online, hingga mereka memutuskan menggunakan jasa kapal kayu di Pelabuhan Kalbut.
Pemudik menyampaikan keluhan warga Pulau Raas yang hampir setiap Lebaran, mereka dipastikan terlantar di pelabuhan Jangkar.
Calon penumpang mudik gratis dengan tujuan Pulau Raas, Sumenep, Madura mengeluhkan banyaknya calo di Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Untuk mudik gratis tahun 2024 ini, Pemprov Jatim menargetkan untuk mengangkut penumpang sebanyak 3.500 penumpang, dan sebanyak 2.100 motor.
Sebelum ditemukan mati, ribuan ekor pelagis tersebut terlihat berenang bergerombol menuju pantai.
Pihak Pelabuhan Penyeberangan Jangkar lebih mengutamakan penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya.
"Ini penting untuk kita sikapi secara bersama-sama agar ke depan adanya dugaan pungli ini tidak terjadi lagi," ujar Bupati Situbondo, Karna Suswandi.